Kompas.com - 09/03/2018, 22:00 WIB
Anggota pasukan pemberontak Suriah yang didukung Turki melancarkan serangan ke arah pasukan Kurdi di perbatasan kota Jandairis, barat Afrin, pada Kamis (8/3/2018). AFP/OMAR HAJ KADOURAnggota pasukan pemberontak Suriah yang didukung Turki melancarkan serangan ke arah pasukan Kurdi di perbatasan kota Jandairis, barat Afrin, pada Kamis (8/3/2018).

AFRIN, KOMPAS.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, pasukan militernya, bersama sekutu pemberontak Suriah, telah berhasil mengepung wilayah di sekitar pusat kota Afrin.

Kondisi itu, kata Erdogan, pada Jumat (9/3/2018), menjadikan pasukan Turki dapat memasuki pusat kota Afrin yang kini dikuasai milisi Kurdi, sewaktu-waktu.

"Setelah kita berhasil mengepungnya, sekarang tujuan kita adalah pusat kota Afrin. Kita bisa memasuki kapan pun," kata Erdogan di hadapan partai yang berkuasa di Ankara.

Sehari sebelumnya, pasukan militer Turki bersama sekutu pemberontak Suriah, telah berhasil merebut kota Jandairis yang ada di sisi barat Afrin.

Baca juga: Pasukan Aliansi Suriah Kirim 1.700 Tentara untuk Perang di Afrin

Kota Jandairis merupakan salah satu wilayah utama di sekitar Afrin. Dengan direbutnya wilayah tersebut maka semakin memudahkan pasukan Turki dalam menuju target utamanya.

"Operasi di Afrin akan terus berlanjut hingga wilayah itu benar-benar bersih dari teroris," tambah Erdogan dikutip dari AFP.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Operasi militer Turki yang diberi kode "Ranting Zaitun" itu mulai dilancarkan pada 20 Januari lalu, dengan tujuan utama mendesak milisi bersenjata Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) di Suriah.

Kelompok milisi itu telah dilabeli Ankara sebagai teroris karena membantu Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang telah menjadi musuh pemerintahan Turki selama bertahun-tahun.

Hingga saat ini, dilaporkan telah ada 42 tentara Turki yang tewas selama operasi militer. Namun beberapa pekan terakhir, militer Turki dan sekutunya disebut mulai mendapatkan momentum kemenangan.

Erdogan sempat menegaskan niatnya untuk membersihkan wilayah Afrin dari YPG, bahkan tak segan untuk memperluas operasi hingga ke wilayah di sekitarnya ke kota Manbij atau ke perbatasan Irak.

Baca juga: Turki Minta AS Cegah Pasukan Aliansi Suriah Menuju Afrin

Pernyataan itu sempat meningkatkan ketegangan Turki dengan AS karena mereka memiliki pasukan militer yang ditempatkan di sana dan berpotensi akan muncul konflik bersenjata dengan pasukan Ankara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.