Satria, Pelajar Indonesia yang Diundang Presentasi Makalah di Israel

Kompas.com - 08/03/2018, 20:34 WIB
Berfoto di depan Weizmann Institute of Science, Israel menjelang acara kongres (foto by Satria) Dinda Lisna AmiliaBerfoto di depan Weizmann Institute of Science, Israel menjelang acara kongres (foto by Satria)

TEL AVIV, KOMPAS.com - Satria Arief Prabowo tidak mempunyai pikiran bahwa dia bakal mengunjungi Israel. Apalagi, merepresentasikan hasil risetnya dalam sebuah konferensi ilmiah.

Pria 25 tahun yang tengah menempuh jenjang Doktor di London School of Hygiene and Tropical Medicine (LSHTM) tersebut baru saja mengikuti Kongres Internasional bertajuk "Cell – Weizmann Institute of Science: Next Generation Immunology".

Kongres tersebut digelar di Weizmann Institute of Science di Rehovot, Israel, pada 11-14 Februari lalu.

Satria bercerita, dia berkesempatan untuk mempresentasikan hasil risetnya di kongres tersebut ketika mendapat sokongan dari kampusnya di Oktober 2017.

LSHTM menempati rangking satu dunia untuk studi di bidang kedokteran tropis yang meliputi berbagai bidang, termasuk basic science, khususnya Imunologi (ilmu yang mempelajari sistem kekebalan tubuh manusia sebagai dasar pembuatan vaksin).

Baca juga : Abelia, Pelajar Indonesia Peraih 12 Beasiswa ke Luar Negeri Berbagi Rahasia

Dokter lulusan Universitas Airlangga Surabaya itu lantas mengajukan makalahnya ke komite ilmiah kongres. "Saya diberi tahu bahwa makalah saya diterima sekitar November 2017, dan langsung mendapat surat undangan sebulan kemudian," ujar Satria.

Di Weizmann, Satria memperoleh kesempatan memaparkan dalam bentuk presentasi pendek selama 10 menit yang memang diperuntukkan bagi mahasiswa PhD.

"Adapun sesi presentasi 30 menit diberikan kepada peneliti senior, atau mereka yang mempunyai gelar Profesor," ulas Satria.

Dia melanjutkan, kongres itu dihadiri oleh perwakilan dari 90 negara. Antara lain Amerika Serikat (AS), Kanada, India, Jepang, maupun Korea Selatan.

Satria membawakan makalah yang berjudul Investigation of Therapeutic Vaccination Strategies for Tuberculosis, di mana risetnya adalah berupaya mengembangkan vaksin terapeutik untuk penderita Tuberkulosis (TB).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X