AS Bangun Hangar Bernilai Rp 3,4 Triliun untuk Air Force One yang Baru

Kompas.com - 08/03/2018, 17:02 WIB
Ilustrasi pesawat Air Force One yang diproduksi oleh Boeing. (Twitter/The Boeing) Twitter/The BoeingIlustrasi pesawat Air Force One yang diproduksi oleh Boeing. (Twitter/The Boeing)
|

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - AU Amerika Serikat akan menggelontorkan dana sebesar 250 juta dolar AS atau sekitar Rp 3,4 triliun untuk membangun hangar bagi pesawat Air Force One yang baru.

Akhir bulan lalu, Presiden Donald Trump meraih kesepakatan dengan Boeing untuk menyediakan dua pesawat baru kepresidenan dengan total biaya 3,9 miliar dolar atau hampir Rp 54 triliun.

Saat baru menjabat, Presiden Trump awalnya meragukan masa depan rencana untuk mengganti pesawat kepresidenan karena biayanya dikhawatirkan akan amat besar.

Namun, saat Trump mengumumkan kesepakatan dengan Boeing, Gedung Putih mengatakan keputusan ini akan menghemat uang pajak sebesar 1,4 miliar dolar meski rinciannya tidak bisa dikonfirmasi.

Baca juga : Hillary Naik Air Force One Bersama Obama, Trump Protes

Letnan Jenderal Arnie Bunch, perwira AU yang terlibat dalam proyek pesawat kepresidenan baru ini mengatakan, fasilitas hangar yang saat ini ada di Pangkalan AU Andrews, Maryland sudah tak memadai.

Hangar yang ada saat ini tak cukup untuk digunakan pesawat baru kelak yang merupakan modifikasi dari Boeing 747-8.

Kepada situs berita Aviation Week, Bunch mengatakan, pesawat baru ini berbadan lebih lebar, lebih panjang, dan lebih berat sehingga membutuhkan hangar baru.

Sebelumnya, CEO Boeing Dennis Muilenburg sudah beberapa kali bertemua dengan Trump untuk mendiskusikan masalah pesawat baru ini.

Kesepakatan yang diteken Gedung Putih dan Boeing adalah pemesanan dua pesawat 747-8 dan ongkos modifikasi dari pesawat komersial menjadi pesawat yang memiliki kualifikasi sebagai sarana transportasi presiden AS.

Boeing 747-8 dirancang agar bisa menjadi "Gedung Putih" terbang di saat-saat terburuk misalnya perang nuklir.

Sehingga pesawat ini dilengkapi perangkat penerbangan militer, sistem komunikasi tercanggih, dan sistem pertahanan diri.

Baca juga : Obama Nonton AS vs Jerman di Air Force One

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.