Ketika Media Zimbabwe Berhenti Gunakan Kata "Kamerad" ke Mugabe

Kompas.com - 08/03/2018, 16:43 WIB
Robert Mugabe ketika berbicara di hadapan para pendukungnya. Saat ini, presiden 93 tahun tersebut menghadapi pemakzulan yang dihembuskan oleh mantan partainya, Zanu-PF AFP/GETTY IMAGESRobert Mugabe ketika berbicara di hadapan para pendukungnya. Saat ini, presiden 93 tahun tersebut menghadapi pemakzulan yang dihembuskan oleh mantan partainya, Zanu-PF

HARARE, KOMPAS.com - Media yang dikelola oleh pemerintah Zimbabwe dikabarkan "menurunkan derajat" mantan Presiden Robert Mugabe.

Dilansir News24 Kamis (8/3/2018), dua harian Zimbabwe, Herald dan Chronicle, tidak menambahkan kata Cde alias Kamerad di depan nama Robert Mugabe.

Kamerad, yang berarti teman dekat atau sekutu, merupakan gelar yang diberikan di Zimbabwe untuk pahlawan perang atau tokoh nasionalis.

Sebagai gantinya, setiap kali memberitakan Mugabe, dua harian pemerintah tersebut menggunakan kata Mr, atau Tuan Mugabe.

Baca juga : Robert Mugabe Rayakan Ulang Tahun Ke-94 dalam Kesepian

News24 memberitakan, perubahan gelar tersebut disinyalir terjadi akibat pernyataan yang diucapkan pria 94 tahun tersebut pada pekan lalu.

Pemimpin yang berkuasa di Zimbabwe selama 37 tahun tersebut menyuarakan dukungannya atas pembentukan partai oposisi baru, Front Nasional Patriotik.

Partai tersebut didirikan mantan petinggi partai penguasa Zanu-PF, Ambrose Mutinhiri, yang dikenal sebagai loyalis sejati Mugabe.

Jurnalis Zimbabwe, Hopwell Chin'ono berkicau di Twitter bahwa Mugabe sudah "menutup" dirinya sendiri dari segala penghormatan yang pantas diterima.

"Ketika media berhenti menggunakan kata Cde dan beralih ke Mr, maka segala aksi revolusioner Mugabe tidak akan diakui," kata Chin'ono.

Pencabutan gelar Cde itu juga memantik perdebatan di kalangan netizen. Mereka penasaran apakah nantinya Mugabe bakal dimakamkan di Taman Makam Pahlawan jika meninggal kelak.

"Ketika media pemerintah berhenti menggunakan Cde, maka selanjutnya dia bisa saja memanggil Mugabe," ujar akun bernama Ali Naka.

Baca juga : Sudah Tak Berkuasa, Mugabe Masih Terima Gaji dan Fasilitas Mewah

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber News24
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Internasional
Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X