Buntut Konflik Sektarian, Sri Lanka Blokir Media Sosial

Kompas.com - 07/03/2018, 20:44 WIB
Kota Kandy yang menjadi pusat kerusuha sektarian di Sri Lanka. WikipediaKota Kandy yang menjadi pusat kerusuha sektarian di Sri Lanka.

KOLOMBO, KOMPAS.com - Pemerintah Sri Lanka mengumumkan bakal memblokir sementara akses ke media sosial setelah mereka menyatakan kondisi darurat.

Kondisi darurat diumumkan pasca-terjadinya kerusuhan sektarian di Kandy, daerah yang dikenal dengan kebun teh dan peninggalan Buddha.

Dikabarkan oleh Russian Today Rabu (7/2/2018), Komisi Pembuat Peraturan Telekomunikasi (TRC) Sri Lanka memutuskan untuk menutup akses ke semua media sosial seperti Facebook atau WhatsApp.

Alasannya, mereka menemukan sebuah unggahan di Facebook yang berisi ajakan untuk menyerang kelompok tertentu.

Baca juga : Kondisi Darurat Ditetapkan di Sri Lanka Menyusul Kerusuhan Sektarian

"Akses menuju media sosial bakal dibekukan hingga pemberitahuan lebih lanjut," ujar TRC dalam pernyataan resmi dilansir Lanka Business.

Diberitakan oleh Reuters yang mengutip seorang sumber internal Kolombo, blokir tersebut bakal berlangsung selama 72 jam ke depan.

Sebelumnya, kerusuhan pecah di Kandy Senin (5/3/2018) setelah seorang pria etnis Sinhala tewas dikeroyok sekelompok orang pekan lalu.

Pria yang tewas itu kebetulan beragama Buddha yang dipeluk tiga perempat dari 21 juta warga Sri Lanka. Sementara 10 persen warga negeri itu memeluk agama Islam.

Kerusuhan itu mengakibatkan puluhan rumah, tempat usaha, dan rumah ibadah warga Muslim Sri Lanka rusak berat.

Polisi yang berusaha memulihkan kondisi telah menangkap puluhan orang dan kini menggelar penyelidikan terkait insiden di Kandy.

Pekan lalu kerusuhan sektarian juga terjadi di wilayah timur Sri Lanka setelah seorang juru masak beragama Islam dituduh memasukkan obat-obatan kontrasepsi ke dalam makanan yang dijual kepada warga Sinhala.

Pemerintah menepis isu tersebut sebagai sebuah tuduhan tak berdasar dan memerintahkan penangkapan para perusuh.

Baca juga : Gym di Sri Lanka Pasang Iklan yang Dianggap Seksis

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X