Kompas.com - 07/03/2018, 15:34 WIB
|

"Putra saya tergencet bersama kereta dorongnya. Dia tergantung di sana dengan kepala berada di bawah," tambah Oleg sambil terisak.

"Kami mengira dia masih hidup. Kami memotong kereta dorong itu dan saat itulah lift kembali bergerak dan menjepit istri saya," lanjut Oleg.

Media setempat mengabarkan, kedua kematian itu berjarak hanya sekitar lima menit.

Jenazah Natalia dan putranya dimasukkan ke dalam satu peti dan dimakamkan di sebuah pekuburan di Simferofol, Crimea.

Para penghuni apartemen mengatakan, pemerintah mengabaikan perbaikan lift yang sudah kerap rusak karena usia tua.

Baca juga : Seorang Pekerja Tewas Terjepit Lift di Jakbar

Oleg Simonov yang kini harus sendirian merawat dua anaknya yang lain yaitu Valeria (14) dan Mikhail (8) bertekad akan menggugat pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab.

"Saya akan menggugat mereka. Saya tahu siapa yang bertanggung jawab atas apartemen ini. Saya akan gugat atasan mereka karena tak pernah memperbaiki peralatan ini," kata Oleg.

Kini investigasi tengah digelar oleh aparat keamanan Rusia. Jika pengelola gedung terbukti lalai maka mereka terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.