Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/03/2018, 14:20 WIB
|

Dia berharap cara ini bisa membuat seseorang bisa berbicara dengan orang lain di tempat yang berjauhan.

Dibantu Thomas A Watson, seorang pegawai toko elektronik di Boston, Alexander mengembangkan sebuah prototipe telepon.

Dalam telepon pertama ini, gelombang suara muncul akibat adanya arus listrik yang berbeda baik dalam intensitas maupun frekuensinya.

Perbedaan frekuensi dan intensitas ini menyebabkan getaran pada lempengan besi tipis yang disebut diafragma.

Getaran-getaran itulah yang secara magnetis ditransfer ke jaringan kabel lain yang menghubungkan satu diafragma ke diafragma lain di jarak yang berjauhan.

Baca juga : Begini Isi Ramalan Alexander Graham Bell yang Terbukti pada 2017

Saat difragma itu bergetar, suara asli akan direplikasi ke telinga alat penerima dan seseorang di ujung yang lain bisa mendengar suara rekannya di tempat yang berbeda.

Tiga hari setelah menerima hak paten, telepon ciptaan Alexander Graham Bell membawa pesan pertamanya yang amat terkenal.

"Tuan Watson, kemarilah. Saya membutuhkanmu," kata Alexander kepada asistennya itu.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.