Korsel dan Korut Bakal Gelar Konferensi Tingkat Tinggi April

Kompas.com - 06/03/2018, 19:23 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan), berjabat tangan dengan Kepala Keamanan Nasional Korea Selatan yang bertindak sebagai ketua delegasi, Chung Eui Yong di Pyongyang Senin (5/3/2018). Kim memegang sebuah dokumen yang disinyalir berisi permintaan Presiden Moon Jae In untuk mengadakan Konferensi Antar-Korea. AFP/HandoutPemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan), berjabat tangan dengan Kepala Keamanan Nasional Korea Selatan yang bertindak sebagai ketua delegasi, Chung Eui Yong di Pyongyang Senin (5/3/2018). Kim memegang sebuah dokumen yang disinyalir berisi permintaan Presiden Moon Jae In untuk mengadakan Konferensi Antar-Korea.

SEOUL, KOMPAS.com - Korea Selatan (Korsel) mengumumkan bakal menggelar Konferensi Antar-Korea Ketiga yang bakal digelar bulan depan.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Keamanan Nasional Chung Eui Yong di Cheong Wa Dae atau Gedung Biru, julukan kantor Kepresidenan Korsel, Selasa (6/3/2018).

Chung menggelar konferensi pers pasca-pulang dari kunjungannya ke Korea Utara (Korut) sejak Senin (5/3/2018).

Baca juga : Kim Jong Un-Petinggi Korea Selatan Capai Kesepakatan yang Memuaskan

Dalam dua hari pertemuan, Chung dan sembilan orang perwakilan Korsel lainnya bertemu secara langsung dengan Pemimpin Korut, Kim Jong Un.

"Utara dan Selatan mencapai kesepakatan untuk menggelar konferensi ketiga yang bakal digelar akhir April di Panmunjeom," kata Chung dilansir AFP.

Panmunjom, yang terletak di Provinsi Hwanghae Utara, Korut, merupakan zona demiliterisasi, dan tempat terpercaya bagi Korut dan Korsel untuk menggelar pertemuan.

Kedua Korea tercatat telah menggelar dua kali konferensi tingkat tinggi. Yang pertama pada 2000, dan kedua di 2007.

Chung melanjutkan, Korut berjanji bakal memulihkan saluran komunikasi kedua negara. Nantinya, Kim dan Presiden Korsel, Moon Jae In, bakal menelepon jelang pelaksanaan konferensi.

Sementara diberitakan oleh Yonhap, Korut berjanji bakal menurunkan provokasi terkait uji coba nuklir di Semenanjung Korea.

"Mereka berkata tidak mempunyai alasan untuk memasang senjata nuklir jika ancaman militer yang mereka dapatkan diakhiri," beber Chung.

Baca juga : Petinggi Korsel Bakal Bertemu dengan Kim Jong Un



Sumber Yonhap,AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X