Kompas.com - 05/03/2018, 16:10 WIB
Ilustrasi Gedung Parlemen Jerman. AP Photo/Michael SohnIlustrasi Gedung Parlemen Jerman.

BERLIN, KOMPAS.com - Jerman dilaporkan mempunyai niat untuk mengganti beberapa lirik lagu kebangsaan mereka, Deutschlandlied.

Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Komisioner Bidang Kesetaraan Kementerian Keluarga, Kristin Rose-Moehring, Minggu (4/3/2018).

Dilansir Der Tagesspiegel via Russian Today, terdapat beberapa kata dalam lagu kebangsaan yang bakal diganti.

Yakni Vaterland (Fatherland atau Tanah Air), dan brotherly with heart and hand (persaudaraan dalam hati dan tindakan).

Rose-Moehring beranggapan, dua kata itu dianggap bias gender. Dia berencana untuk mengganti Vaterland dengan Heimatland atau Homeland.

Baca juga : Kini, Lirik Lagu Kebangsaan Kanada Tidak Bias Jender

Sedangkan kata brotherly diganti menjadi courageous with heart and hand (keberanian dalam hati dan tindakan).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam proposalnya, Rose-Moehring menyatakan kalau penggantian itu bakal cocok dengan kementerian dalam negeri yang baru.

"Tentunya, tidak akan ada yang sakit hati dengan penggantian kata ini bukan? Kata yang baru bakal lebih inklusif," papar Rose-Moehring.

Dia kemudian mencontohkan negara tetangga Austria, yang memutuskan mengganti lirik lagu kebangsaan mereka di 2012.

Kini, di lagu kebangsaan Austria Land der Berge, Land am Strome, terdapat kalimat sons and daughters setelah hanya kata sons saja.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.