Penuhi Keinginan Trump, Pentagon Gelar Parade Militer pada 11 November

Kompas.com - 02/03/2018, 09:34 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden AS Donald Trump, Ibu Negara AS Melania Trump, Perdana Menteri Perancis Edouard Philippe dan Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly menghadiri parade militer tahunan Bastille di jalan Champs-Elysees di Paris, Perancis, pada 14 Juli 2017. (AFP/ Soel Saget) Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden AS Donald Trump, Ibu Negara AS Melania Trump, Perdana Menteri Perancis Edouard Philippe dan Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly menghadiri parade militer tahunan Bastille di jalan Champs-Elysees di Paris, Perancis, pada 14 Juli 2017. (AFP/ Soel Saget)


PENTAGON, KOMPAS.com - Kementerian Pertahanan Amerika Serikat alias Pentagon merencanakan penyelenggaraan parade militer pada 11 November 2018, menyusul adanya permintaan dari Presiden AS Donald Trump.

"Kami melihat arahnya pada 11 November, pada Hari Veteran," kata juru bicara Pentagon Dana White, Kamis (1/3/2018).

White menambahkan, parade tersebut bisa dilaksanakan bersamaan dengan perayaan 100 tahun Perang Dunia I yang dijadwalkan pada 11 November 2018, yang juga dikenal sebagai Hari Veteran di AS

"Jadi itu akan menjadi perayaan, tidak hanya dari anggota kami saat ini, tapi juga mereka yang berjuang di masa lalu," katanya.

Baca juga : Unjuk Kekuatan, Trump Ingin Gelar Parade Militer Besar-besaran

Sebelumnya, Gedung Putih menyatakan, Trump menginginkan sebuah parade untuk unjuk kekuatan militer AS.

Pengumuman tersebut memicu reaksi publik, terutama mengenai perkiraan anggaran yang akan digelontorkan sekitar 20 juta dollar AS atau Rp 275,2 miliar.

Anggaran tersebut berdasar pada parade militer dalam pelantikan Barack Obama, yang menelan biaya 21 juta dollar AS hingga 26 juta dollar AS (Rp 289 miliar-Rp 357 miliar).

Trump meminta penyelenggaraan parade militer setelah terkesan dengan parade peringatan Bastille di Perancis, di mana dia menerima keriuhan pawai militer dari Presiden Perancis Emmanuel Macron pada Juli 2017.

Baca juga : Trump Ingin Pengedar Narkoba Dapat Hukuman Mati

Duduk di Champs-Elysees, Trump begitu terpesona dengan derap kuda maupun deru jet tempur Garda Republik Perancis.

"Kami memikirkan parade megah untuk menunjukkan kekuatan militer kami pada 4 Juli di Pennsylvania Avenue," kata Trump saat itu.



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X