Kompas.com - 01/03/2018, 16:43 WIB
|

RIYADH, KOMPAS.com - Para netizen di Arab Saudi mengaku amat terkejut dengan keputusan pemerintah yang melarang penggunaan telepon genggam saat mengemudi.

Larangan itu juga berlaku saat pengemudi menggunakan fasilitas bluetooth atau perangkat hands-free lainnya.

Pertanyaan-pertanyaan para netizen ini kemudian dijawab aparat berwenang juga lewat media sosial.

Jadi intinya, pelanggaran aturan lalu lintas yang dimaksud termasuk memegang telepon genggam sambil menyetir atau pandangan pengemudi tidak fokus ke jalan.

Baca juga : Polisi Galakkan Lagi Larangan Mengemudi Sambil Main Ponsel

Aturan yang pada dasarnya melarang pengemudi berbicara dengan menggunakan telepon atau hands-free memicu perdebatan meski beberapa orang setuju dengan aturan baru ini.

"Kami memahami larangan memegang ponsel saat mengemudi dan kami juga amat setuju bahwa pengemudi dilarang mengirim pesan singkat atau menggunakan aplikasi," ujar seorang netizen.

"Namun, kami tak memahami mengapa menggunakan fasilitas bluetooth atau pengeras suara juga dilarang?" tambah dia.

Seorang netizen lainnya mengatakan, di zaman sekarang sebagian besar mobil sudah memiliki fasilitas bluetooth.

"Kami paham bahwa banyak kecelakaan terkait dengan penggunaan ponsel saat mengemudi, bukan berbicara lewat speakerphone atau bluetooth," ujar netizen dengan akun bernama Saudi.

Sementara warganet bernama Omar menyebut, larangan keras menggunakan sejumlah aplikasi bakal menjadi bumerang.

"Setahu kami tak ada negara lain melarang penggunaan bluetooth untuk berkomunikasi. Dan, kami menunggu menteri dalam negeri mengubah keputusan ini," kata Omar.

Baca juga : Ingat Lagi Bahaya Mengemudi Sambil Main Ponsel

Sementara, bagi para pendukung aturan ini menyebut keputusan pemerintah itu dipicu angka kecelakaan lalu lintas yang tinggi.

"Saat kalian tahun bahwa 80.000 orang menjadi cacat akibat kecelakaan lalu lintas sepanjang 2017, maka kalian akan mendukung keputusan ini," kata seorang netizen. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Gulf News


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.