Penembakan Massal Florida, Permintaan Pelindung Anti-peluru Meningkat

Kompas.com - 01/03/2018, 14:03 WIB
Murid-murid di Sekolah Healdton, Oklahoma, mencoba tempat perlindungan anti-peluru di dalam kelas mereka. The Independent/KOCO NewsMurid-murid di Sekolah Healdton, Oklahoma, mencoba tempat perlindungan anti-peluru di dalam kelas mereka.

NEW YORK, KOMPAS.com - Permintaan akan adanya tempat perlindungan anti-peluru bagi sekolah-sekolah di Amerika Serikat dikabarkan meningkat.

Pernyataan tersebut diungkapkan seorang pengusaha yang memproduksi pelindung anti-peluru portabel, James Haslem.

Dilansir The Independent Rabu (28/2/2018), Haslem mengaku kalau dia telah menawarkan produknya ke sekitar 100 sekolah di seluruh AS.

Produknya adalah sebuah ruangan yang terdiri dari baja yang bisa disesuaikan, dan kaca anti-peluru.

Baca juga : Banyak Pemilik Senjata, Mengapa Swiss Tidak Ada Penembakan Massal?

Haslem mengatakan, dia menerima kontrak pesanan dari puluhan sekolah, dan sejauh ini dia telah memasang di tiga sekolah.

Tingginya permintaan tersebut terjadi pasca- penembakan massal di SMA Marjory Stoneman Douglas Parkland, Florida, 14 Februari lalu.

Aksi yang dilakukan remaja 19 tahun bernama Nikolas Cruz tersebut menewaskan 17 orang murid dan guru, serta melukai 15 orang lainnya.

"Ketika orang-orang mulai menyadari ancaman itu nyata, tentu mereka membutuhkan sebuah solusi gampang," papar Haslem.

Dia menjelaskan, produknya itu bisa menampung 35 orang. Jika dipasang dengan benar, mereka bisa selamat hanya dalam waktu 30 detik.

Pengawas Distrik Sekolah Healdton di Oklahoma, Terry Shaw berkata, mereka telah memasang perlindungan di lima SD, dan dua SMA.

Dia berencana untuk menambah tempat perlindungan itu. Setiap semester, baik guru dan murid menerima pelatihan bagaimana cara menggunakan tempat tersebut.

"Kami hanya berharap murid dan guru mengerti kalau di sekolah ada tempat aman yang bisa menyelamatkan nyawa mereka jika terjadi penembakan," kata Shaw.

Baca juga : Teman Sekelas Ungkap Tabiat Aneh Pelaku Penembakan Massal di Florida

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Pangeran Harry Bela Meghan Markle | Dubes AS Jadi Kontroversi karena Kumis

[POPULER INTERNASIONAL] Pangeran Harry Bela Meghan Markle | Dubes AS Jadi Kontroversi karena Kumis

Internasional
Paksa Babi 'Bungee Jumping' dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Paksa Babi "Bungee Jumping" dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Internasional
Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Internasional
Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Internasional
Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Internasional
Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Internasional
11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X