Ancaman ISIS Bikin Mia Khalifa "Pensiun" dari Industri Film Porno

Kompas.com - 01/03/2018, 10:56 WIB
Mia Khalifa. MirrorMia Khalifa.
|

MIAMI, KOMPAS.com — Mantan bintang film porno Mia Khalifa mengungkapkan alasannya berhenti dari industri film dewasa yang membesarkan namanya.

Mia, perempuan berdarah Lebanon itu, mengaku, alasannya pensiun adalah akibat ancaman pembunuhan dari ISIS.

Dia pindah ke Amerika Serikat bersama kedua orangtuanya saat baru berusia 10 tahun dan kini menetap di Miami, Florida.

Mia menjadi bintang terkenal di situs dewasa PornHub, tetapi kemudian dikritik banyak warga Timur Tengah karena dianggap menjadi aib kawasan tersebut.

Baca juga: Bintang Porno Bantu Bayar Gaji Klub Sepak Bola yang Bangkrut

Sarjana sejarah itu mengatakan, tahun lalu dia mulai mendapatkan ancaman kematian dari ISIS dan itulah sebabnya dia memutuskan berhenti dari dunia film porno.

Setelah berhenti dari profesi lamanya, Mia kini menjadi pembawa acara olahraga.

"Semuanya mulai tak terkendali saat ancaman pembunuhan dari ISIS datang. Itulah alasan saya berhenti," kata perempuan berusia 25 tahun itu kepada harian Daily Star.

"Di saat saya mulai mendapatkan popularitas, saat itu juga saya mulai mendapatkan ancaman," tambah dia.

Selain menjadi host acara olahraga, Mia kini fokus memantapkan kemampuannya memasak dan berencana menulis buku.

"Saya adalah seorang juru masak. Saya sudah memasak setidaknya sejak saya bisa berjalan," ujar Mia.

"Saya kini juga tengah dalam proses untuk menulis buku, yang menjabarkan kehidupan saya lewat resep masakan," lanjut dia.

Baca juga: Amankan Sawahnya, Petani di India Pasang Poster Bintang Porno
 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X