Kompas.com - 28/02/2018, 20:39 WIB
Anggota Taliban di Distrik Shindand, provinsi Herat, Afghanistan, 27 Mei 2016. AP PHOTOAnggota Taliban di Distrik Shindand, provinsi Herat, Afghanistan, 27 Mei 2016.

KABUL, KOMPAS.com - Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani mengemukakan sebuah gagasan untuk merundingkan perdamaian dengan kelompok Taliban.

Gagasan tersebut diucapkannya dalam pidato pada pertemuan regional di Kabul Rabu (28/2/2018), seperti dilansir BBC Indonesia.

Ghani menawarkan sebuah gencatan senjata. Salah satunya, Taliban bakal diakui sebagai partai politik, dan diizinkan mengikuti pemilu Afghanistan.

"Sekarang, pilihan ada di tangan Anda (Taliban). Terima tawaran damai kami, dan biarkanlah stabilitas mengalir di negara ini," kata Ghani.

Sebagai imbalannya, Taliban harus mengakui secara resmi pemerintah dan konstitusi Afghanistan, yang selama ini selalu menjadi ganjalan perundingan damai di antara kedua belah pihak.

Baca juga : Serangkaian Serangan Taliban di Afghanistan, 23 Orang Tewas

Senin (26/2/2018), Taliban menyatakan, mereka siap berunding secara langsung dengan Amerika Serikat (AS) untuk mencari solusi atas konflik yang telah berlangsung lebih dari 16 tahun itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, Washington meminta agar Taliban menyertakan pemerintahan Ghani sebagai syarat agar perdamaian bisa terwujud.

Hanya Ingin Berunding dengan AS?
Wartawan Pakistan sekaligus pakar Taliban, Rahimullah Yusufzai, berkata kalau para pemimpin Taliban hanya ingin bernegosiasi dengan AS.

Namun di bawahnya, para anggota lebih fleksibel jika Taliban harus menggelar perundingan dengan pemerintah Afghanistan.

"Ada orang-orang di internal Taliban yang meyakini, cepat atau lambat mereka harus berdialog dengan Afghanistan," kata Yusufzai kepada AFP.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.