Kapal Perang Jepang yang Terlibat dalam Serangan Pearl Harbor Ditemukan

Kompas.com - 28/02/2018, 19:13 WIB
Inilah Isokaze, kapal penghancur yang pernah berpartisipasi dalam serangan mendadak Jepang ke Pelabuhan Pearl Harbor 7 Desember 1941, dan menyeret Amerika Serikat ke dalam Perang Dunia II Wikipedia/Wikimedia CommonsInilah Isokaze, kapal penghancur yang pernah berpartisipasi dalam serangan mendadak Jepang ke Pelabuhan Pearl Harbor 7 Desember 1941, dan menyeret Amerika Serikat ke dalam Perang Dunia II

TOKYO, KOMPAS.com - Sebuah bangkai kapal perang Jepang yang pernah berpartisipasi dalam Perang Dunia II ditemukan.

Diwartakan koran lokal Chugoku via Russian Today Rabu (28/2/2018), Isokaze ditemukan di selatan perairan Jepang oleh perusahaan Fukada Salvage & Marine.

Isokaze adalah kapal perusak Kelas Kagero yang dibangun pada 1937, dan mulai masuk ke dalam armada Kekaisaran Jepang 30 November 1940.

Kapal tersebut mempunyai panjang 110 meter, dan lebar 10 meter, berbobot 2.500 ton, mengangkut 240 kru, serta mampu melaju hingga 35 knot.


Baca juga : Laut Membeku, Kapal Perang AS Terjebak di Perairan Kanada

Menurut Direktur Museum Maritim Kure Kazushige Todaka, pembangunan Isokaze hampir bersamaan dengan pengerjaan Yamato yang merupakan kapal terbesar dunia saat itu.

Isokaze berpartisipasi dalam serangan Jepang ke Pearl Harbor, pelabuhan militer Amerika Serikat (AS) di Hawaii, pada 7 Desember 1941.

Pada serangan mendadak tersebut, 2.335 prajurit AS tewas, empat kapal perang tenggelam, dan 159 pesawat tempur hancur.

Setahun berselang, tepatnya pada 4-7 Juni 1942, Isokaze terjun dalam Pertempuran Midway di kawasan Pasifik.

Menurut Todaka, meski Isokaze sering menderita kerusakan parah dalam berbagai pertempuran, kapal tersebut selalu berhasil lolos.

7 April 1945, dalam Operasi Ten-Go, Isokaze tenggelam bersama Yamato ketika berusaha mempertahankan Makurazaki dari serangan Sekutu.

"Isokaze adalah kapal penghancur Jepang yang paling banyak mengalami pertempuran. Dia menjadi simbol penting," kata Todaka kepada Stars & Stripes.

Tadaaki Hanato, Ketua ekspedisi dari Fukada, mengaku sebenarnya mereka telah menemukan lokasi tenggelamnya Isokaze di Maret 2016.

Lokasi tenggelamnya Isokaze berdekatan dengan penemuan bangkai kapal perang legendaris Yamato pada dekade 1980-an.

"Ini adalah kali pertama kami menemukan kapal yang tenggelam bersama Yamato. Penemuan ini jelas sangat berharga," ujar Hanato.

Baca juga : Intensitas Kontak Kapal Perang Inggris dengan Rusia Terus Meningkat

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Internasional
Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Internasional
Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer 'Secepatnya'

Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer "Secepatnya"

Internasional
Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Internasional
Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Internasional
Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Internasional
Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Internasional
WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

Internasional
Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Internasional
WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

Internasional
Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Internasional
Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Internasional
Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Internasional
Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Internasional
AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X