Norwegia Larang Peredaran Senjata Semi-otomatis Mulai 2021

Kompas.com - 28/02/2018, 18:56 WIB
Ilustrasi senjata api. Ilustrasi senjata api.

OSLO, KOMPAS.com - Norwegia berencana untuk melarang senjata semi-otomatis mulai tahun 2021. Hal tersebut setelah mayoritas anggota parlemen mendukung usulan pemerintah.

Proposal larangan peredaran senjata semi-otomatis tersebut diajukan oleh pemerintah sayap kanan Norwegia pada tahun lalu.

"Dan hari ini (Selasa, 27/2/2018) menjadi jelas bahwa mayoritas anggota parlemen mendukung usulan larangan tersebut," kata Peter Frolich, salah seorang anggota komite parlemen konservatif untuk urusan peradilan, dikutip AFP.

Meski baru akan diberlakukan pada 2021, rencana larangan senjata semi-otomatis di Norwegia itu mendapat dukungan banyak pihak. Salah satunya oleh kelompok pendukung korban penembakan massal 2011.

Baca juga: Khawatir Dipakai Perang, Norwegia Hentikan Ekspor Senjata ke UEA

"Keputusan itu sangat bagus, meskipun sangat terlambat," kata ketua kelompok tersebut, Lisbeth Kristine Royneland.

Penembakan massal terjadi di Norwegia, 22 Juli 2011 silam, menewaskan hingga 69 orang, kebanyakan remaja yang sedang menghadiri sebuah kamp pemuda Partai Buruh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelaku penembakan, Anders Behring Breivik yang merupakan ekstremis sayap kanan berpura-pura menjadi petugas polisi, bersenjatakan Ruger Mini-14 dan sebuah pistol Glock.

Pelaku juga meledakkan bom di luar gedung pemerintahan di Oslo dan menewaskan delapan orang lainnya.

Pelaku telah dijatuhi hukuman penjara selama 21 tahun pada 2012 lalu, yang dapat diperpanjang tanpa batas waktu selama pengadilan masih melihat pelaku sebagai ancaman bagi masyarakat.

Dalam sebuah laporan pada tahun 2012, komisi yang bertugas meninjau insiden penembakan mengeluarkan 31 rekomendasi, salah satunya yakni larangan peredaran senjata semi-otomatis.

Penerapan larangan yang terbilang lama, yakni baru pada 2021, disebut karena masih memperhatikan mereka yang terdampak aturan, di antaranya cabang olahraga menembak.

Baca juga: Tahun Ini, Norwegia Menjadi Negara Paling Bahagia di Dunia



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.