Kompas.com - 28/02/2018, 15:46 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Perkenalkan, Junaid Ahmed. Pemilik akun instagram dengan pengikut 50.000 orang itu mengaatakan melakukan "selfie" sekitar 200 kali setiap harinya.

Laki-laki berusia 22 tahun itu tak ragu mengaku dirinya sudah kecanduan selfie.

Ia mengaku sangat seksama dalam mengunggah hasil swafotonya di media sosial, agar disukai banyak orang.

Jika foto yang dinggahnya hanya disukai kurang dari 600 orang, Junaid akan menghapus foto tersebut.

"Ketika saya mengunggah foto, pada satu atau dua menit pertama saya mungkin akan mendapatkan 100 likes dan saya senang. Ponsel saya sibuk sekali, sungguh menakjubkan," kata dia.

Baca juga : Selfie di Atas Rel, Wanita di Thailand Tewas Ditabrak Kereta

Baru-baru ini sebuah penelitian menunjukkan obsesi terhadap selfie dianggap merupakan gejala kesehatan jiwa, yang lalu disebut Selfitis.

Menurut para peneliti dari Universitas Nottinghamdan Thiagarajar School of Management di India, dorongan untuk berswafoto dan mengunggahnya di media sosial lebih dari enam kali sehari disebut selfitis kronis.

Junaid mengaku, dorongan untuk berswafoto dalam dirinya bisa menyebabkan semacam perselisihan dengan orang-orang dekatnya.

"Mereka kadang bilang, 'tak bisakah kamu makan saja dan tidak usah berfoto?'

"Dan saya akan menjawab, 'tidak, saya sudah menyiapkan diri selama tiga jam, jadi mengapa saya tidak berfoto?"

Junaid mengatakan komentar-komentar negatif terhadap fotonya tidak lagi memengaruhinya seperti dulu.

Namun, dia mengaku harus terus memoles wajahnya karena merasa adanya tekanan agar tampil dalam kondisi tertentu.

"Bertahun-tahun yang lalu saya tidak pernah tampil seperti ini. Saya dulu tampil alami. Tapi saya pikir dengan obsesi pada media sosial ... Saya ingin meningkatkan diri sekarang ini."

"Gigi saya di-veneer agar terlihat lebih putih, saya menyuntikkan filler di dagu, pipi, rahang, bibir. Lalu botox di bawah mata dan di kepala. Selain tatoo alis dan sedot lemak."

Baca juga : Suami Istri di China Selfie di Depan Rumah Mereka yang Terbakar

Junaid, yang tinggal di Essex, Inggris itu mengatakan dia menyadari media sosial bisa begitu negatif, namun ia tidak terlalu menganggapnya serius.

"Apa yang tampak di media sosial bukanlah hal yang sebenarnya," katanya.

"Media sosial sangat menyenangkan bila menggunakannya dengan cara yang benar. Tapi jangan hidup kita terpengaruh semata-mata karena kita bercita-cita menjadi orang lain di Instagram ... itu tidak layak."

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.