Kompas.com - 28/02/2018, 13:03 WIB

KAPURTHALA, KOMPAS.com - Sukhdev Singh bakal mensyukuri keputusannya untuk memasang kamera tersembunyi di rumahnya di Kapurthala, India.

Sebab, Singh melihat pengasuh anaknya, hanya disebutkan bernama Parveen, melakukan penyiksaan.

Dilaporkan Daily Mirror Rabu (28/2/2018), awalnya Singh curiga karena putrinya yang berusia 18 bulan berlaku aneh.

Baca juga : India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

Selain itu, Singh melihat ada semacam bekas lebam di sekujur tubuh gadis kecil yang tidak dipublikasikan tersebut.

Karena itu, dia mencoba untuk mencari tahu dengan meninggalkan ponselnya secara tersembunyi di tempat tidur mereka ketika hendak berangkat kerja.

Begitu Singh pulang dan melihat rekamannya, Singh melihat Parveen memukul anaknya menggunakan tongkat kayu di kaki.

Singh yang berang kemudian melaporkan perlakuan kejam sang pengasuh ke polisi, dan menudingnya telah melakukan penyiksaan terhadap anak.

"Singh juga berkata bahwa Parveen telah menampar anaknya. Namun, fakta itu tidak terlihat di video," ujar Mirror dalam laporannya.

Perempuan 35 tahun tersebut ditangkap polisi, dan memgakui telah memukul putri Singh menggunakan tongkat.

Kepada polisi, Parveen menjelaskan kalau dia melakukannya untuk membuat anak itu diam.

Baca juga : Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.