Kompas.com - 28/02/2018, 11:51 WIB
Paus Benediktus XVI dan Paus Fransiskus bertemu di Vatikan pada Juni 2017. HO / OSSERVATORE ROMANO / AFP Paus Benediktus XVI dan Paus Fransiskus bertemu di Vatikan pada Juni 2017.
|

Pada 19 April 2005, menyusul wafatnya Paus Yohanes Paulus II, Ratzinger yang saat itu berusia 78 tahun terpilih menjadi paus ke-265 dan dia memilih nama kepausan Benediktus XVI.

Baca juga: Erdogan Bakal Temui Paus Fransiskus untuk Bicarakan Yerusalem

Selama delapan tahun masa kerjanya, Paus Benediktus XVI dikenal karena menjalankan agenda-agenda konservatif dan berhadapan dengan skandal seks para imam serta korupsi di Bank Vatikan.

Pada 11 Februari 2014, Benediktus, orang tertua yang terpilih menjadi paus sejak abad ke-18, mengumumkan rencananya mengundurkan diri.

Dia beralasan sudah tak memiliki cukup kekuatan mental dan fisik untuk memimpin salah satu organisasi keagamaan terbesar di dunia.

Pernyataan Benediktus XVI ini sama sekali tak diduga karena sepanjang sejarah Vatikan seluruh paus tetap duduk di takhta kepausan hingga meninggal dunia.

Paus terakhir yang mengundurkan diri adalah Gregorius XII pada 1415 untuk menghentikan perang saudara dalam gereja yang dikenal dengan nama Skisma Barat Besar.

Sebelumnya, pada 1294 Paus Selestinus V mengundurkan diri setelah hanya lima bulan berkuasa. Dia berharap bisa kembali hidup di biara, tetapi penerusnya justru memenjarakan dia hingga meninggal.

Akhirnya, pada 13 Maret 2013, asap putih mengepul di cerobong Kapel Sistine yang menunjukkan sidang konklave sudah memilih seorang paus baru.

Enam hari kemudian di Lapangan Santo Petrus , Kardinal Jorge Bergoglio resmi dinobatkan menjadi paus ke-266 dengan nama Paus Fransiskus.

Baca juga: Paus Fransiskus Utus Ahli Selidiki Kasus Pelecehan Seksual di Chile

Dia adalah orang Amerika Selatan dan non-Eropa pertama yang terpilih menjadi paus selama 1.200 tahun terakhir.

Dia juga menjadi orang pertama yang menggunakan nama Fransiskus dan menjadi anggota ordo Serikat Jesuit yang menjadi pemimpin Gereja Katolik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.