Terungkap, Kim Jong Un dan Mendiang Ayahnya Punya Paspor Brasil

Kompas.com - 28/02/2018, 08:31 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un didampingi para perwira militer menyaksikan latihan pasukan khusus negeri itu. STR / KCNA VIA KNS / AFP Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un didampingi para perwira militer menyaksikan latihan pasukan khusus negeri itu.


BRASILIA, KOMPAS.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan mendiang ayahnya Kim Jong Il memiliki paspor Brasil dengan nama palsu, dan tanggal serta tempat kelahiran yang juga palsu.

Dengan begitu, mereka diyakini dapat mengajukan visa untuk bepergian ke negara Barat tanpa diketahui sekitar 1990-an.

Laporan dari Reuters seperti dilansir dari Fox News, Rabu (28/2/2018) menyebutkan, lima petugas keamanan senior di Eropa mengungkapkan hal tersebut.

"Mereka menggunakan paspor Brasil ini, yang dengan jelas menunjukkan foto Kim Jong Un dan Kim Jong Il, untuk mencoba mendapatkan visa dari kedutaan asing," kata seorang sumber.

Baca juga : Kim Jong Un Ingin Rekonsiliasi dengan Korea Selatan Terus Berlanjut

Paspor yang diduga milik Kim Jong Un itu tertulis dengan nama Josef Pwang, dengan tanggal kelahiran 1 Februari 1983.

Namun, tidak jelas tanggal tersebut benar-benar hari kelahirannya, karena hingga kini tak pernah ada catatan resmi mengenai tanggal kelahiran Kim Jong Un.

Ketika memiliki paspor tersebut, Kim Jong Un diperkirakan masih berusia sekitar 12 hingga 14 tahun.

Sementara pada paspor yang dimiliki Kim Jong Il, terdaftar dengan nama Ijong Tchoi dengan tanggal lahir pada 4 April 1940. Tempat kelahiran keduanya tertulis di Sao Paulo, Brasil.

Setiap gambar foto di kedua salinan paspor tersebut memiliki kemiripan dengan wajah kedua anggota keluarga penguasa Korea Utara itu.

Baca juga : Kim Jong Un Dikabarkan Mulai Kehabisan Uang

Paspor berlaku selama 10 tahun dengan tanggal pernerbitan pada 26 Februari 1996.

Belum ada kejelasan mengenai paspor itu pernah digunakan atau tidak. Namun, kementerian luar negeri Brasil sedang menyelidiki hal ini.

Keluarga penguasa Korea Utara telah lama dikabarkan menggunakan dokumen perjalanan palsu untuk bepergian ke luar negeri.'

Kim Jong Nam, putra sulung Kim Jong Il yang dibunuh pada Februari 2017, pernah ditangkap pada Mei 2011 di bandara, di Tokyo, karena menggunakan paspor palsu. Saat itu, dia berencana untuk mengunjungi Disneyland di Tokyo.

Kim Jong Un yang pernah menempuh pendidikan di Bern, Swis, juga dilaporkan melakukan perjalanan ke Jepang pada 1991 dengan paspor Brasil palsu. Namanya tertulis sebagai Joseph Pak.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Internasional
Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X