Banyak Pemilik Senjata, Mengapa Swiss Tidak Ada Penembakan Massal?

Kompas.com - 27/02/2018, 23:06 WIB
Angkatan darat Swiss.Independent Angkatan darat Swiss.

ZURICH, KOMPAS.com - Terakhir kali Swiss mengalami insiden penembakan massal adalah saat 27 September 2001 di Zug.

Saat itu, seorang pria bernama Friedrich Leibacher menyerang parlemen lokal di sana, dan menewaskan 14 orang sebelum menembak dirinya sendiri.

Sejak kejadian tersebut, Swiss tidak lagi mengalami kasus serupa. Padahal, kepemilikan senjata di sana tergolong tinggi.

Dari total populasi 8,3 juta orang, terdapat dua juta orang yang tercatat mempunyai senjata api.


Namun, pada 2016, kepolisian hanya mencatat terdapat 47 kasus percobaan pembunuhan menggunakan senjata.

Begitu sedikitnya kasus pembunuhan di sana membuat Asosiasi Senapan Amerika Serikat (NRA) menjadikan Swiss sebagai contoh untuk menentang aturan pembatasan senjata.

Aturan tersebut muncul pasca-penembakan massal di SMA Marjory Stoneman Douglas yang menewaskan 17 orang.

Dilansir Business Insider via The Independent Selasa (27/2/2018), terdapat beberapa faktor yang membuat Swiss sepi dari kasus penembakan massal.

Baca juga : Di Swiss, Dilarang Merebus Lobster Hidup-hidup

1. Terdapat Kejuaraan Menembak
Orang Swiss dilaporkan begitu terobsesi akan cara menembak yang benar. Karena itu, muncul turnamen sebagai sarana untuk mengasah kemampuan mereka.

Zurich Knabenschiessen, berarti Turnamen Menembak Anak Laki-laki, adalah turnamen tahunan yang mulai ada sejak 1600 silam, dan diadakan setiap September.

Turnamen tersebut diikuti peserta dari usia 13-17 tahun. Adapun perempuan mulai diizinkan berpartisipasi sejak 1991.

Para peserta mempertontonkan kebolehan menembak menggunakan SIG SG550 yang merupakan senapan reguler militer Swiss.

Akurasi menjadi penilaian utama. Pemenangnya bakal menerima gelar Schutzenkonig, atau Raja/Ratu Penembak Jitu.

2. Swiss adalah Negara Netral Selama 200 Tahun
Bagi orang Swiss, kepemilikan senjata adalah sebuah tugas patriotik untuk mempertahankan tanah air mereka.

Karena itu, alih-alih menyerang warga sendiri, para tentara mengambil peran dalam berbagai misi perdamaian di seluruh dunia.

Selain itu, pendirian Swiss sebagai negara netral juga menjadi faktor penentu lain. Sejak 1815, Swiss tidak pernah terlibat dalam konflik internasional.

Baca juga : Ditinggal Ibunya Saat Bayi, Pria India Ini Jadi Anggota DPR Swiss

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

Internasional
Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Internasional
Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Internasional
AS 'Tendang' Turki dari Program Jet Tempur F-35

AS "Tendang" Turki dari Program Jet Tempur F-35

Internasional
Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Internasional
Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Internasional
Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Close Ads X