Kompas.com - 27/02/2018, 18:02 WIB

Vox memberitakan, ini bukan kali pertama pemimpin 71 tahun tersebut beretorika bakal melakukan aksi heroik.

Ketika masih menjadi kandidat presiden, Trump pernah berkampanye di Tennessee pada 2015.

Saat itu, baru saja terjadi insiden penembakan massal di Perguruan Tinggi Komunitas Umpqua.

Dalam penembakan itu, satu orang asisten profesor, delapan mahasiswa, dan pelaku sendiri, Chris Harper-Mercer, tewas.

Dalam pidatonya, Trump berkoar jika dia menjadi korban, dia bakal bertindak laksana Charles Bronson dalam film Death Wish.

Film yang populer dekade 1970-an itu bercerita tentang seorang arsitek asal New York yang berubah menjadi hakim jalanan pasca-istri dan anaknya terbunuh.

Trump berujar, dia mengantongi lisensi untuk membawa pistol di New York. "Jika ada yang menyerang saya, dia bakal terkejut," katanya.

Baca juga : Trump dan Asosiasi Senapan AS Desak Warga Beli Senjata Api

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Vox
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.