Ketika Trump Beretorika Menjadi Pahlawan

Kompas.com - 27/02/2018, 18:02 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerima sejumlah murid, guru, dan penyintas penembakan SMA Marjory Stoneman Douglas di Gedung Putih, Rabu (21/2/2018). (AFP via BBC) Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerima sejumlah murid, guru, dan penyintas penembakan SMA Marjory Stoneman Douglas di Gedung Putih, Rabu (21/2/2018). (AFP via BBC)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara tersirat berusaha memposisikan dirinya sebagai pahlawan.

Pernyataan itu dia ungkapkan di hadapan para gubernur dari 35 negara bagian seantero Negeri "Paman Sam" Senin (26/2/2018).

Dilansir Vox, Trump mengomentari buruknya penegak hukum pada penembakan massal SMA Marjory Stoneman Douglas di Parkland, Florida, 14 Februari lalu.

Saat penembakan berlangsung, ternyata ada empat anggota Sheriff Broward County yang tengah berjaga di sana.

Namun, mereka tidak bertindak sehingga menyebabkan 17 orang murid dan guru tewas, sementara 15 lainnya terluka.

Baca juga : Bersitegang dengan Trump, Presiden Meksiko Batalkan Kunjungan ke AS

Kepada 35 gubernur itu, Trump berkoar kalau dia bakal berlari ke arah SMA Marjory meski tidak membawa senjata.

"Saya pikir semua yang ada di ruangan ini akan sependapat dengan saya. Sebab, saya mengenal kalian," kata presiden ke-45 AS tersebut.

Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Sanders mencoba menyederhanakan ucapan yang dilontarkan oleh Trump.

Sanders mengatakan, Trump hanya ingin mencoba membantu sebanyak mungkin orang jika dia berada di sana saat kejadian berlangsung.

"Saya pikir pada intinya, beliau berusaha mengambil peran. Sebab, banyak orang dewasa dan para guru yang melindungi muridnya ketika penembakan," ujar Sanders.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Vox
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X