Ular Berbisa Australia Ditemukan Bersembunyi di Kotak Makan Anak

Kompas.com - 27/02/2018, 14:09 WIB
Seorang ibu di Australia menemukan ular coklat berbisa di dalam kotak makan anaknya, Senin (26/2/2018).(Facebook/Snake Catchers Adelaide) Seorang ibu di Australia menemukan ular coklat berbisa di dalam kotak makan anaknya, Senin (26/2/2018).(Facebook/Snake Catchers Adelaide)

HAHNDOFR, KOMPAS.com - Di Australia, ular kerap kali muncul di kotak makan anak-anak. Biasanya, ular tersebut tidak berbahaya karena tidak memiliki racun bisa yang mematikan.

Tapi kali ini berbeda. Ibu yang tinggal di kota Hahndorf, Adelaide, terkejut ketika menemukan bayi ular coklat sedang bersembunyi di kotak makan anaknya.

Dilansir dari ABC News, Selasa (27/2/2018), penangkap ular setempat Rolly Buller mengatakan, sang ibu sedang menyiapkan bekal makan siang anaknya ketika menemukan ular berbisa.

"Dia sudah menyiapkan bekal. Kotak makan itu memiliki tepian di dalamnya. Ular itu berada di situ sehingga merasa aman," katanya.

"Ketika dia membuka tutup kotak makan, dia tidak melihat ular itu dan setelah memasukkan beberapa makanan, ibu itu baru melihat dan kemudian menutup kotak makan, serta menghubungi kami," ucap Buller.

Baca juga : Ular Misterius di Nigeria Makan Uang Negara Rp 1 Miliar

Menurutnya, saat ini merupakan musim menetasnya telur-telur ular coklat. Jumlah panggilan untuk menangkap ular tersebut juga semakin meningkat setiap tahunnya.

"Kami menerima sekitar 50 hingga 60 panggilan setiap hari, dan itu semua merupakan kasus penemuan bayi ular coklat," ujarnya.

"Ini merupakan tahun terbaik kami yang saya lihat selama 40 tahun, ada banyak bayi ular yang menetas di mana saja," tambahnya.

Sebelumnya, Burrell juga baru saja mendapat panggilan dari sebuah keluarga yang menemukan bayi ular di bawah selimut.

"Kucing peliharaan membawa ular itu ke dalam rumah dan menaurhnya di tempat tidur," katanya.

Baca juga : Warga Desa di Malaysia Bunuh 2 Ekor Ular Piton yang Sedang Kawin

Burrell mengatakan, bayi ular cokelat memiliki bisa yang sama mematikannya dengan ukuran ular dewasa. Penemuan bayi ular coklat tidak mengindikasikan adanya keberadaan induk di sekitar anak-anaknya.

"Induk ular tidak bersama anaknya, dia bertelur dan kemudian pergi," ucapnya.

Penemuan ular berbisa tak hanya terjadi di daerah perbukitan di Australia, melainkan sudah sampai ke area pinggiran kota.

Ada 23 kasus kematian di Australia sejak tahun 2000 yang disebabkan oleh gigitan ular coklat.



Sumber BBC,ABC News
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X