Kompas.com - 27/02/2018, 08:17 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com - Proses pemungutan suara awal dalam rangkaian Pemilihan Presiden Rusia 2018 telah dimulai pada Senin (26/2/2018). Pemungutan suara awal tersebut ditujukan kepada warga Rusia yang berada di wilayah terpencil.

Tahap pemungutan suara awal dikhususkan bagi warga Rusia yang kemungkinan tidak dapat memberikan suaranya saat Pemililihan Presiden yang dijadwalkan digelar pada 18 Maret 2018 mendatang.

Dilansir dari Russian Time, Undang-undang Rusia tentang Pemilihan Presiden mengarahkan digelarnya pemilihan awal secepat-cepatnya 20 hari sebelum tanggal ditetapkannya poling.

Baca juga: Ini Dia Tujuh Lawan Putin di Pemilu Presiden Rusia 2018

Hal tersebut dimaksudkan agar memungkinkan bagi warga negara yang sedang dalam pelayaran, ekspedisi jangka panjang, penelitian di stasiun kutub, juga warga yang ada di wilayah terpencil, untuk tetap memberikan suara mereka.

Warga negara Rusia yang berada di luar negeri juga diizinkan memilih lebih awal, namun tidak lebih awal dari 15 hari sebelum tanggal poling.

Komisi Pemilu Pusat Rusia melaporkan, tahap pemilihan awal untuk warga negara Rusia diadakan di 17 stasiun pemungutan suara di 11 negara asing. Selain itu, kelompok warga tertentu diperbolehkan untuk memilih di 140 stasiun di 74 negara.

Pada Pemilu sebelumnya di tahun 2012, warga yang menggunakan hak suara dalam pemilihan awal sekitar 323.000 orang.

Namun tahun ini, Komisi Pemilu Pusat Rusia hanya menargetkan jumlah warga yang ambil bagian dalam pemungutan suara awal hanya sekitar 150.000 orang.

Jumlah tersebut, dengan 120.000 di antaranya merupakan pekerja di daerah terpencil dan sulit dijangkau, seperti Siberia dan kawasan Timur Jauh.

Baca juga: Komisi Pemilu Rusia Tolak Pencalonan Diri Tokoh Oposisi Melawan Putin

Sementara, sekitar 30.000 pemilih awal lainnya akan ditargetkan dari para pelaut yang sedang dalam perjalanan panjang atau ekspedisi. Nantinya akan disiapkan hingga 1.000 pos pemungutan suara di atas kapal.

"Untuk stasiun pemungutan suara di wilayah pangkalan militer, pada Pemilu kali ini akan dipangkas jumlahnya, karena pada pemilihan yang lalu banyak tentara justru memilih memberikan suara di pos pemilihan biasa," kata Wakil Ketua Komisi Pemilu Pusat Rusia, Nikolai Bugalev.

Jumlah total warga pemilik hak suara dalam Pemilu Presiden Rusia kali ini ada sekitar 109 juta orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.