Nyalakan Rokok Pakai Uang Kertas yang Dibakar, 2 Polisi Dipecat

Kompas.com - 26/02/2018, 17:11 WIB
Akibat aksinya membakar uang untuk menyalakan rokok, dua polisi di China kehilangan pekerjaan mereka. SCMPAkibat aksinya membakar uang untuk menyalakan rokok, dua polisi di China kehilangan pekerjaan mereka.
|

BEIJING, KOMPAS.com - Mencari sensasi lewat media sosial banyak dilakukan manusia modern saat ini.

Namun, gara-gara aksi mencari sensasi ini juga, dua orang polisi di China kehilangan pekerjaan mereka.

Semua berawal ketika Linghu Xiaojie dan Li Fuchun, yang masih mengenakan seragam polisi, merekam aksi mereka dengan menggunakan video.

Dalam rekaman itu salah seorang dari mereka memegang selembar uang kertas dan menyebutnya sebagai "uang kecil".

Baca juga : Hilangkan Jejak Korupsi, Seorang Bendahara BPPKB Bakar Uang di Kantornya

Usai mengatakan itu, dia membakar uang kertas tersebut dan apinya digunakan untuk menyalakan rokok. Demikian dikabarkan harian Guiyang Evening Post.

Video itu kemudian viral dan hasilnya para petinggi kepolisian di daerah Zitou, provinsi Guizhou dihujani kritik.

Alhasil pemerintah setempat bertindak tegas dan kedua polisi itu langsung diberhentikan karena dianggap "memberi citra negatif untuk kepolisian".

Pemerintah juga menegaskan, kepolisian juga menyelidiki sisa uang kertas 100 yuan yang dibakar kedua polisi itu dan dipastikan uang tersebut adalah uang mainan.

Kedua polisi yang dipecat itu memiliki tugas seperti Satpol PP di Indonesia. Mereka biasanya menertibkan para pedagang kaki lima yang melanggar peraturan daerah.

Baca juga : Buktikan Kekayaan dengan Membakar Uang, Dua Pria Ditangkap Polisi




Sumber SCMP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X