Kompas.com - 26/02/2018, 13:55 WIB
 Tim penyelamat berupaya untuk mengevakuasi korban selamat sebanyak-banyaknya di dalam blok apartemen yang miring akibat gempa di Hualien, Taiwan. (AFP/Anthony Wallace) ANTHONY WALLACE Tim penyelamat berupaya untuk mengevakuasi korban selamat sebanyak-banyaknya di dalam blok apartemen yang miring akibat gempa di Hualien, Taiwan. (AFP/Anthony Wallace)


TAIPEI, KOMPAS.com - Jasad dua korban tewas gempa di Hualien, Taiwan, yang terjadi pada tiga pekan lalu telah diambil dari reruntuhan bangunan hotel.

Tim penyelamat telah menyisir reruntuhan bangunan di bagian bawah, dan mengambil dua jenazah terakhir itu pada Minggu (25/2/2018).

Pasangan asal Beijing bernama Ding Wenchang (76) dan He Fenghua (75) itu sedang berlibur bersama keluarga di Hualien, dan kini termasuk dalam 17 korban tewas dalam peristiwa gempa bermagnitudo 6,4.

Tiga anggota keluarga dari pasangan tersebut juga meninggal. Namun, sudah jasadnya sudah dipindahkan pada 10 Februari lalu.

Baca juga : Pencarian Korban Gempa Taiwan Berakhir, Jumlah Tewas Total 17 Orang

Tubuh mereka berada di lantai dua bangunan hotel berlantai 12. Hotel tersebut dikelola di gedung Yun Tsui, dan posisinya telah miring sekitar 50 derajat akibat guncangan gempa.

Hal tersebut menyulitkan upaya penyelamatan korban karena khawatir bangunan akan roboh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Wali Kota Hualien Fu Kun-chi mengatakan, kedua jenazah tertimpa pilar besar sehingga sulit dipindahkan tanpa berisiko merobohkan seluruh bangunan.

Eskavator mulai menggali bangunan dari atas untuk menghancurkan bagian bangunan selama dua pekan terakhir secara bertahap.

Kemudian, petugas menyemprotkan desinfektan ke jasad korban karena mengeluarkan bau menyengat. Petugas terus menggali reruntuhan bangunan dengan tangan dan peralatan ringan lainnya untuk mengambil jenazah.

Pasangan tersebut telah dikirim ke rumah duka setempat dan keluarga telah diberi tahu.

Baca juga : Puluhan Warga Diduga Terjebak Reruntuhan Akibat Gempa Taiwan

Gempa di Taiwan ini telah menewaskan 17 orang dan melukai 285 orang. Sekitar 14 korban yang tewas terjebak di gedung Yun Tsui.

Menurut keterangan saksi, guncangan gempa telah membuat lantai dasar gedung ambrol.

Salah satu warga lokal yang tinggal di dekat gedung menyaksikan langsung robohnya gedung tersebut.

"Saya melihat lantai satu ambrol ke tanah. Lantai empat posisinya jadi di paling bawah," ujar Lu Chih-son.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.