Pakar Internasional: Dalam Hal Ini, Korut Dapat Medali Emas

Kompas.com - 26/02/2018, 12:50 WIB
Delegasi sekaligus adik Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong (kiri) duduk di belakang Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence (kanan) dalam pesta pembukaan Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang, Korea Selatan, Jumat (9/2/2018). Odd ANDERSEN/AFPDelegasi sekaligus adik Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong (kiri) duduk di belakang Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence (kanan) dalam pesta pembukaan Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang, Korea Selatan, Jumat (9/2/2018).

PYEONGCHANG, KOMPAS.com - Perhelatan Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang telah berakhir sejak pesta penutupan Minggu (25/2/2018).

Dalam daftar 28 besar negara peraih medali, tidak ada nama Korea Utara ( Korut) di dalamnya.

Namun, sejumlah pakar hubungan internasional menyebut Korut telah mendapat medali emas dalam hal diplomasi.

Profesor Universitas Studi Korea Utara, Koo Kab Woo, menyebut sejak awal negara pimpinan Kim Jong Un itu tidak mengincar medali.

"Kedatangan mereka lebih kepada usaha penciptaan citra," ujar Koo dilansir kantor berita AFP Senin (26/2/2018).

Baca juga : Kim Jong Un Undang Presiden Korsel ke Korut

Koo menjelaskan, Korut ingin dunia melihat mereka bukan negara perusuh dan layak menerima sanksi internasional.

Sebelumnya, Korut melakukan dua uji coba senjata di sepanjang 2017. Yakni bom hidrogen (3/9/2017), dan rudal balistik antar-benua Hwasong-15 (29/11/2018).

Program senjata yang dilakukan negara komunis itu membuat mereka menerima berbagai macam sanksi dari Dewan Keamanan PBB.

Andrei Lankov, Guru Besar Universitas Kookmin menyebut tokoh utama strategi diplomasi Korut adalah Kim Yo Jong yang notabene adalah adik kandung Kim.

Kedatangan perempuan yang diyakini berusia 30 tahun itu merupakan kali pertama dari keluarga penguasa Korut sejak Perang Korea pecah 1950-1953.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X