Kompas.com - 26/02/2018, 09:23 WIB


YERUSALEM, KOMPAS.com - Kepala Gereja Makam Kudus di Israel memutuskan untuk menutup situs tersuci dalam agama Kristen itu sebagai bentuk protes terhadap aturan pajak baru.

Mereka juga menentang undang-undang yang memungkinkan pemerintah Israel untuk menyita tanah gereja.

Dilansir dari The Guardian, Minggu (25/2/2018), para pemimpin gereja menuduh Israel melakukan serangan sistematis terhadap orang-orang Kristen di Tanah Suci.

Para pemimpin gereja Ortodoks Yunani, Armenia Apostolik, dan Katolik, yang bersama-sama mengelola kawasan itu mengeluhkan rencana pemerintah kota untuk memodifikasi pembebasan pajak tempat suci.

Upaya itu disebut sebagai usaha untuk melemahkan kehadiran orang Kristen di Yerusalem.

Baca juga : Menolak Dideportasi, Ratusan Migran Afrika di Israel Mogok Makan

Secara terpisah, mereka juga mengecam aturan yang diskriminatif yang memungkinkan properti gereja diklaim oleh negara.

"Rancangan undang-undang ini akan diputuskan hari ini dalam pertemuan komite menteri. Jika disetujui, pengambilalihan tanah gereja menjadi mungkin," kata para pemimpin gereja dalam sebuah pernyataan.

"Sebagai tindakan protes, kami memutuskan untuk mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan menutup Gereja Makam Kudus ini," tambahnya.

Tidak jelas sampai berapa lama gereja yang menjadi tempat di mana Yesus disalibkan, wafat, dimakamkan, dan bangkit ini bakal ditutup.

Gereja tersebut telah menarik ribuan peziarah dari seluruh dunia dan belum pernah ditutup karena alasan politik sejak 1900.

Baca juga : Cegah Pertikaian, Kunci Gereja Makam Yesus Dipegang Keluarga Muslim

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.