"Powerbank" Terbakar di Bagasi Kabin, Penerbangan Ditunda 3 Jam

Kompas.com - 25/02/2018, 17:29 WIB
Power bank terbakar di bagasi kabin pesawat maskapai China Southern Airlines, saat penumpang sedang naik. (Weibo via Channel News Asia) Power bank terbakar di bagasi kabin pesawat maskapai China Southern Airlines, saat penumpang sedang naik. (Weibo via Channel News Asia)

GUANGZHOU, KOMPAS.com - Penumpang maskapai penerbangan China Southern Airlines dari Guangzhou ke Shanghai pada Minggu (25/2/2018) harus turun dari pesawat, ketika sebuah powerbank terbakar di bagasi kabin.

China Southern Airlines mengatakan, penumpang pesawat dengan nomor penerbangan CZ3539 itu melihat asap dan api yang berasal dari tas penumpang.

Kebakaran tersebut berhasil diatasi dengan bantuan departemen kebakaran dan keamanan.

"Kebakaran juga tidak menyebabkan kerusakan lebih lanjut," tulis pernyataan China Southern Airlines di aplikasi Weibo.

Penumpang yang memiliki tas tersebut dibawa ke kantor polisi untuk membantu penyelidikan.

Baca juga : Tinggalkan Rekan yang Mabuk, 9 Pria di China Harus Bayar Rp 1,3 Miliar

Dalam investigasi awal menunjukkan, powerbank tidak dalam keadaan sedang digunakan ketika api muncul.

Sebuah pesawat pengganti kemudian dikerahkan dan lepas landas dari Bandara Internasional Guangzhou Baiyun menuju ke Bandara Internasional Hongqiao Shanghai, pukul 14.53 waktu setempat.

Waktu keberangkatan itu tertunda hampir tiga jam dari jadwal semula.

Video kejadian itu diunggah di media sosial. Terlihat seorang pramugari dan seorang penumpang menyiram api dengan air botol dan jus.

Baca juga : Liburan Imlek, Penduduk di China Habiskan Rp 1.900 Triliun

Baterai lithium-ion yang digunakan pada perangkat mobilitas pribadi (PMD) seperti ponsel, laptop dan powerbank, dapat menimbulkan risiko kebakaran.

Penggunaan perangkat tersebut telah dilarang oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional. Namun, biasanya masih diperbolehkan dalam batas yang ditentukan.




Close Ads X