Kompas.com - 23/02/2018, 23:05 WIB
Foto dua pria China mengenakan seragam tentara Jepang era Perang Dunia II diunggah ke media sosial dan menuai kecaman publik. HUANQIU.com/SCMPFoto dua pria China mengenakan seragam tentara Jepang era Perang Dunia II diunggah ke media sosial dan menuai kecaman publik.

NANJING, KOMPAS.com - Dua pria China harus mendekam di penjara selama 15 hari setelah foto keduanya yang mengenakan seragam tentara Jepang era Perang Dunia II diunggah ke media sosial.

Dilansir dari SCMP, kedua pria tersebut, yang dirahasiakan identitasnya, ditahan polisi di distrik Xuanwu, Nanjing, provinsi Jiangsu, pada Kamis (22/2/2018) malam dengan tuduhan telah menyebabkan kegaduhan publik.

Salah seorang pria yang ditahan itu berusia 25 tahun berasal dari Dazhou, Sichuan, sedangkan seorang lainnya berusia 22 tahun berasal dari Nanjing. Kepada polisi, keduanya mengaku membeli seragam tentara Jepang dan perlengkapannya melalui internet.

Baca juga: Bom Sisa PD II Ditemukan di Tengah Kota, 4.000 Warga Dievakuasi

Sedangkan pemotretan dilakukan di Shaojiashan yang merupakan sebuah monumen perang anti-Jepang di Nanjing pada Senin (19/2/2018). Keduanya lantas mengunggah foto tersebut ke media sosial pada keesokan harinya.

Disampaikan polisi, keduanya dinilai melakukan perbuatan yang menghujat sentimen nasional dan menyebabkan kerugian sosial.

Kedua pria tersebut mengakui tindakannya dan telah menunjukkan penyesalan namun tetap harus menjalani sanksi penjara selama 15 hari.

Kepolisian Nanjing terus mengingatkan dan memperingatkan kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang mengusik sentimen nasional dan etnis baik di depan umum maupun dunia maya.

Tindakan tersebut dianggap melanggar undang-undang dan tidak dapat ditolerir.

Ini bukan kali pertama oknum warga China menunjukkan perilaku tidak patriotik.

Pada Agustus 2017, empat pemuda juga ditahan setelah berpose mengenakan seragam militer Jepang di depan Shanghai Sihang, tempat di mana tentara China mengalahkan pasukan Jepang dalam pertempuran pada 1937.

Baca juga: Jepang Gelar Latihan Evakuasi Militer Pertama Sejak Perang Dunia II

Di bulan yang sama, dua orang ditahan di daerah Binyang di Guangxi karena mengganggu ketertiban umum  setelah berpose menggunakan seragam tentara Jepang di luar sebuah stasiun kereta api.

Tak hanya di dalam negeri, tindakan anti-patriot juga sempat dilakukan dua turis asal China di Berlin, Jerman. Keduanya ditahan dan didenda karena berfoto dengan melakukan hormat ala Nazi di depan gedung bersejarah Reichstag.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.