Kompas.com - 23/02/2018, 14:18 WIB

COX'S BAZAAR, KOMPAS.com - Seekor gajah dilaporkan menghancurkan kamp pengungsi Rohingya yang terletak di Kutupalong, Bangladesh.

Aksi gajah itu direkam seorang sineas yang telah meliput Rohingya di Kutupalong selama 13 bulan terakhir, Shafiur Rahman.

Kepada ABC News Jumat (23/2/2018), Rahman mengatakan seorang bocah berusia 12 tahun tewas, dan 30 orang terluka.

Baca juga : Myanmar-Bangladesh Sepakat Pindahkan Rohingya dari Tanah Tak Bertuan

Selain itu, dalam laporan beberapa media lokal, sebanyak 20 bangunan milik orang-orang Rohingya roboh.

Departemen kehutanan Bangladesh langsung diterjunkan untuk mengusir gajah itu kembali ke hutan.

Rahman menjelaskan, gajah yang masuk ke permukiman, dan menghancurkan bangunan milik para pengungsi mulai sering terjadi sejak 2017.

Serangan gajah itu terjadi karena pengungsi mulai membabat hutan, dan mengambil kayunya untuk membangun rumah.

Rumah yang terbuat dari kain terpal, kayu, dan bambu itu dipasang selaras dengan jalur yang dilewati gajah.

"Jalur migrasi dan jalur yang sehari-hari dilalui gajah terganggu. Selain itu, mereka juga menghindari ladang ranjau yang dipasang di perbatasan," jelas Rahman.

Total, terdapat tujuh korban tewas akibat serangan gajah. Enam di antaranya terbunuh sepanjang September dan Oktober 2017.

Baca juga : Pemerintah Myanmar Diduga Hancurkan Kuburan Massal Rohingya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ABCNews
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.