Trump: Mempersenjatai Guru Dapat Mencegah Penembakan di Sekolah

Kompas.com - 22/02/2018, 10:45 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerima sejumlah murid, guru, dan penyintas penembakan SMA Marjory Stoneman Douglas di Gedung Putih, Rabu (21/2/2018). (AFP via BBC) Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerima sejumlah murid, guru, dan penyintas penembakan SMA Marjory Stoneman Douglas di Gedung Putih, Rabu (21/2/2018). (AFP via BBC)


WASHINGTON DC, KOMPAS.com -  Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, mempersenjatai para guru dapat mencegah penembakan di sekolah, seperti peristiwa di Florida pekan lalu yang menewaskan 17 orang.

Menurutnya, seorang staf pengajar yang dipersenjatai dengan pistol bisa mengakhiri serangan itu dengan sangat cepat.

Trump melontarkan usulan tersebut, setelah seorang penyintas pembantaian 14 Februari 2018 di SMA, Florida, dengan emosional mendesaknya untuk memastikan kejadian seperti itu tidak akan pernah terjadi lagi.

"Jika guru mahir menggunakan senjata api, mereka bisa mengakhiri serangan dengan sangat cepat," kata Trump kepada dalam sesi dengar dengan orangtua, murid, dan guru, di Gedung Putih, Rabu (21/2/2018).


Baca juga : Ketika Trump Mendengarkan Curhat Orangtua Korban Penembakan di Sekolah

Mengakui bahwa rencana tersebut kontroversial, Trump mengatakan, guru harus mengikuti pelatihan khusus.

Trump juga mendukung seruan untuk memperketat pemeriksaan latar belakang para pembeli senjata.

Sementara, korban selamat lainnya melobi para anggota parlemen Florida untuk memberlakukan ketentuan pengendalian pemilikan senjata.

"Kita akan sangat ketat dalam pemeriksaan latar belakang, dengan penekanan yang sangat kuat pada kesehatan mental orang," ucapnya.

"Ini tidak akan lagi sekadar omongan seperti di masa lalu," tambahnya.

Baca juga : Trump Larang Penggunaan Peranti Senjata Api Bump Stock

Trump juga menyatakan mendukung sebuah proposal yang sejak lama diupayakan oleh National Rifle Association (NRA), sebuah kelompok lobi senjata yang kuat.

Menurut situs Armed Campuses, sejumlah negara bagian AS sudah mengizinkan pistol dibawa secara tersembunyi ke tempat kuliah. Namun, negara bagian Florida tidak termasuk.

Dalam kampanye pemilihan presiden 2016, Trump menyangkal telah mendukung diizinkannya membawa senjata di ruang kelas.

Selama satu jam Presiden Trump menyimak seruan reformasi pemilikan senjata yang disampaikan sekitar 40 siswa, guru dan keluarga.

Beberapa dari mereka menyuarakan dukungan untuk gagasan Trump tentang mempersenjatai para guru.

Baca juga : Gelombang Aksi Pelajar di Seluruh AS Tuntut Pengetatan Aturan Senjata

Tapi Mark Barden, yang anaknya Daniel terbunuh dalam penembakan di SD Sandy Hook di Connecticut pada 2012 mengatakan, penggunaan senjata bukanlah jawaban:

" Guru sekolah sudah memikul begitu banyak tanggung jawab saat ini. Berat kalau harus pula mengemban tanggung jawab luar biasa untuk memegang senjata maut yang bisa mengakhiri hidup orang," katanya.

"Tidak ada yang ingin menyaksikan terjadinya tembak-menembak di sekolah," ucapnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Internasional
Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Internasional
Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Close Ads X