Kompas.com - 21/02/2018, 23:54 WIB
Kondisi bus yang terperosok ke dasar jurang di Arequipa, Peru, Rabu (21/2/2018), menyebabkan 35 orang tewas. AFP/STRINGERKondisi bus yang terperosok ke dasar jurang di Arequipa, Peru, Rabu (21/2/2018), menyebabkan 35 orang tewas.

AREQUIPA, KOMPAS.com - Kecelakaan mematikan terjadi di Peru, setelah sebuah bus sarat penumpang terperosok ke dalam jurang, Rabu (21/2/2018). Setidaknya 35 penumpang tewas dan 20 lainnya luka-luka akibat insiden itu.

Dilaporkan kantor berita negara, Andina, bus terperosok saat membelok di jalanan menanjak di kawasan pegunungan di Peru selatan.

Bus tersebut baru saja meninggalkan jalan raya Pan-Amerika saat jatuh ke jurang sedalam 80 meter di selatan Arequipa.

Baca juga: Aksi Dramatis Pengangkatan Korban Bus Terjun dari Tebing di Peru

Kementerian Dalam Negeri Peru melalui akun media sosialnya, dikutip Kepala Polisi Arequipa, Jenderal Walter Ortiz mengatakan, jumlah korban sementara 35 tewas dan 20 lainnya luka-luka.

"Namun jumlah tersebut tidak sesuai dengan jumlah penumpang yang terdaftar sebanyak 45 orang," kata Ortiz dilansir AFP.

Laporan korban awal menyebut korban tewas akibat kecelakaan bus yang terjadi sekitar pukul 1.30 dini hari itu berjumlah sebanyak 20 orang, sementara 20 lainnya luka-luka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tim penyelamat telah bekerja sejak dini hari. Mengkoordinasikan pengalihan arus dan mengirim para korban luka," kata Gubernur Arequipa, Yamila Osorio, lewat akun Twitter-nya.

Para korban luka segera dibawa ke rumah sakit di kota Camana. Sebanyak tiga penumpang dengan luka serius diterbangkan menggunakan helikopter ke ibu kota provinsi.

Bus yang mengalami kecelakaan dikelola oleh perusahaan transportasi Rey Latino. Bus dalam perjalanan dari kota pesisir Chala menuju Arequipa.

Baca juga: Gempa 7,1 Skala Richter di Peru, Dua Tewas Puluhan Luka

Sepanjang tahun ini telah terjadi dua kecelakaan bus yang terjadi di Peru. Sebelumnya pada 2 Januari lalu, sebuah bus jatuh ke jurang di wilayah pesisir tengah negara itu dan menyebabkan 52 orang tewas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.