Kompas.com - 21/02/2018, 22:18 WIB
Bangunan kantor cabang bank Yoma yang menjadi sasaran teror bom di Myanmar, Rabu (21/2/2018). AFP/NAY MYOBangunan kantor cabang bank Yoma yang menjadi sasaran teror bom di Myanmar, Rabu (21/2/2018).

LASHIO, KOMPAS.com - Teror bom terjadi di sebuah bank di Myanmar utara, Rabu (21/2/2018). Ledakan bom menyebabkan dua orang tewas, sementara 11 lainnya luka-luka.

Teror bom terjadi di kota Lashio, negara bagian Shan, Myanmar, diduga dilakukan oleh kelompok pemberontak etnis. Aksi teror yang dilakukan di kawasan perkotaan disebut jarang terjadi.

Dua korban tewas merupakan staf perempuan yang bekerja di bank tersebut, sementara 11 orang lainnya menderita luka berat dan ringan.

"Akibat ledakan bom juga menghancur beberapa bangunan di sekitar bank. Ledakan terasa cukup besar. Petugas keamanan saat ini masih membersihkan area yang terdampak ledakan," kata salah seorang petugas keamanan kepada AFP.

Baca juga: Pelaku Bom Panci New York Dihukum Seumur Hidup

Belum ada pihak yang mengklaim serangan, namun diduga dilakukan oleh kelompok pemberontak etnis yang telah menentang pemerintah dalam beberapa dekade terakhir.

Juru bicara pemerintah Zaw Htay melalui akun media sosial Facebook miliknya menyampaikan bela sungkawa kepada korban tewas maupun luka. Ucapan bela sungkawa juga disampaikan pihak bank Yoma yang menjadi sasaran teror.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami sangat prihatin dengan tragedi ini dan merasakan kehilangan atas korban meninggal," tulis pernyataan manajemen bank.

Sementara aparat kepolisian yang dikirim ke lokasi ledakan mengkonfirmasi adanya korban tewas dan menyebut korban luka telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

"Kami masih berusaha memastikan daftar korban. Beberapa masih berada di ruang operasi. Kami belum menerima rincian korban," kata pejabat kepolisian Naypyidaw.

Konflik pemberontakan etnis masih terjadi di Myanmar, terutama di wilayah perbatasan selama berpuluh tahun untuk mendapatkan otonomi.

Kelompok etnis Myanmar mencapai sepertiga dari seluruh populasi penduduk, namun pemerintah dan militer telah lama didominasi kelompok etnis mayoritas Bamar.

Baca juga: Ada Ancaman Bom, 34 Kantor Bank BRI di Garut Ditutup



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X