Kompas.com - 21/02/2018, 18:15 WIB
Sejumlah orang berkumpul saat digelarnya kegiatan doa bersama menyusul terjadinya insiden penembakan di SMA Marjory Stoneman Douglas, di Parkland, Florida, Amerika Serikat, Kamis (15/2/2018). Insiden yang terjadi pada Rabu, 14 Februari itu menewaskan 17 orang, dilakukan oleh Nikolas Cruz (19) yang juga merupakan mantan murid sekolah tersebut. AFP PHOTO/RHONA WISESejumlah orang berkumpul saat digelarnya kegiatan doa bersama menyusul terjadinya insiden penembakan di SMA Marjory Stoneman Douglas, di Parkland, Florida, Amerika Serikat, Kamis (15/2/2018). Insiden yang terjadi pada Rabu, 14 Februari itu menewaskan 17 orang, dilakukan oleh Nikolas Cruz (19) yang juga merupakan mantan murid sekolah tersebut.

TALLAHASSEE, KOMPAS.com - Dewan Perwakilan Negara Bagian Florida memutuskan menolak pengajuan mosi yang melarang peredaran senjata tipe semi-otomatis, atau mempunyai magasin besar.

Sejak penembakan massal di SMA Marjory Stoneman Douglas pekan lalu (14/2/2018), muncul desakan agar adanya aturan yang melarang kepemilikan senjata.

Namun, beberapa kalangan yang kontra menyebut pelarangan itu bakal melanggar Amandemen Kedua Konstitusi Amerika Serikat (AS).

Dalam amandemen tersebut, warga negara dijamin hak-nya untuk membawa senjata sebagai alat perlindungan diri.

Sebagaimana diberitakan CNN, dalam voting yang dilakukan Selasa (20/2/2018), DPR Florida memutuskan menolak mosi pelarangan dengan perbandingan suara 36-71.

Baca juga : Perempuan yang Menampung Pelaku Penembakan Florida Inginkan Warisannya

Keputusan tersebut langsung memantik kekecewaan dari siswa SMA Marjory yang menunggu di dalam gedung dewan.

"Ini tidak bisa diterima. Keputusan itu menunjukkan mereka tidak peduli dengan kami," kecam siswa bernama Spencer Blum.

Sheryl Acquaroli, murid lain menambahkan sambil menangis, dia sangat putus asa karena anggota dewan Florida memutuskan untuk menyatakan TIDAK.

"Jika insiden seperti di sekolah kami kembali terjadi, itu salah mereka," kecam Acquaroli kepada Anderson Cooper 360 via CNN.

Selain menuai kekecewaan dari para murid, sejumlah anggota DPR Florida juga menyuarakan rasa frustrasinya.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.