Kompas.com - 20/02/2018, 22:13 WIB
Penghuni gedung menggunakan fasilitas lift yang baru-baru ini dipasang di apartemen tempat tinggalnya di China. CHINANEWS.com/SCMPPenghuni gedung menggunakan fasilitas lift yang baru-baru ini dipasang di apartemen tempat tinggalnya di China.

BEIJING, KOMPAS.com - Penghuni sejumlah gedung apartemen tua di China kini dapat merasakan fasilitas lift, setelah sebuah perusahaan mencoba menerapkan lift berbayar.

Dengan aturan tersebut, penghuni gedung atau apartemen diharuskan membayar sejumlah uang untuk bisa naik atau turun gedung menggunakan lift.

Dilansir dari SCMP, sebuah skema percontohan tengah dijalankan beberapa gedung apartemen tua di Beijing yang baru-baru ini dipasang fasilitas lift.

Skema tersebut telah mulai diberlakukan pekan lalu di distrik Daxing, di sejumlah gedung apartemen tua.

Baca juga: Ini Dia 10 Gedung dengan Lift Tercepat di Dunia

Jika berjalan lancar, ke depannya akan diterapkan pula di 10 tempat lainnya. Demikian dilaporkan surat kabar The Beijing News.

Biaya yang dibebankan untuk sekali menggunakan lift adalah sebesar 0,2 yuan atau sekitar Rp 400. Pembayaran menggunakan kartu top-up.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut perusahaan pemasang fasilitas lift, satu keluarga dengan tiga orang anggota keluarga diperkirakan akan menghabiskan uang sekitar 100 yuan (sekitar Rp 210.000) setiap bulannya untuk menggunakan lift.

Tahun lalu, aturan lift berbayar sebenarnya telah diterapkan di distrik Haidian. Bedanya, penghuni dibebani dengan biaya berlangganan yang harus dibayarkan setiap bulan sekali.

Kepala Perancang Perusahaan Lift, Zheng Hongan mengatakan, dengan adanya aturan lift berbayar tersebut, maka penghuni tidak akan dibebani biaya konstruksi dan perawatan lift.

"Penghuni jadi tidak perlu membayar biaya konstruksi dan perawatan. Mereka hanya perlu membayar sesuai dengan kebutuhan mereka," kata Hongan.

Sedangkan untuk menutup biaya perawatan dan konstruksi, perusahaan juga berencana memasang iklan di lift.

Baca juga: Sabet 3 Rekor Dunia, Lift Shanghai Tower Lebih Cepat dari Usain Bolt

Menurut data, ada sebanyak 2.264 bangunan di distrik Daxing yang dibangun sebelum tahun 2006 dan tidak memiliki lift.

Dan pemasangan lift baru di bangunan lama tersebut dimulai pada November 2017 lalu. Lift yang mampu mengangkut lima orang tersebut ditempatkan pada sisi luar bangunan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.