Di Swiss, Dilarang Merebus Lobster Hidup-hidup

Kompas.com - 20/02/2018, 20:04 WIB
Undang-undang perlindungan hewan di Swiss melarang tindakan merebus lobster dan udang laut lain dalam keadaan hidup. Think StockUndang-undang perlindungan hewan di Swiss melarang tindakan merebus lobster dan udang laut lain dalam keadaan hidup.

ZURICH, KOMPAS.com - Pemerintah Swiss mengumumkan telah mengesahkan sebuah peraturan terkait dengan kuliner.

London Evening Standard Senin (19/2/2018) memberitakan, peraturan yang bakal berlaku per 1 Maret mendatang itu melarang koki untuk merebus lobster dalam keadaan sadar.

"Kini, lobster itu harus dibuat dalam keadaan tidak sadar sebelum dimasukkan ke panci," demikian aturan yang dibuat oleh Swiss.

Stefan Kunfermann, Juru Bicara Kantor Bidang Hewan dan Kesehatan Makanan berkata, aturan itu muncul dari penelitian yang dilakukan Universitas Queen di Belfast, Irlandia Utara.

Baca juga : Polisi Gagalkan Penyeludupan Ribuan Benih Lobster Benur ke Vietnam

Dari hasil penelitian tersebut, didapati fakta bahwa lobster adalah makhluk yang dapat merasakan.

"Penelitian ini menunjukkan lobster tidak berbeda dengan hewan lainnya. Mereka bisa merasakan sakit dan menderita," kata Kunfermann.

Karena itu, aturan itu dimunculkan sebagai bagian dari Konstitusi Swiss demi menjaga "martabat hewan".

Kunfermann menjelaskan, bagi yang ingin memakan daging lobster itu dalam keadaan mentah, mereka disarankan untuk menyetrum lobster tersebut.

Atau, menaruh mereka ke air garam, sehingga mereka tenang, dan warga bisa menusuk kepala mereka, dan mulai memakan daging mereka.

Langkah di Swiss itu, dilaporkan Evening Standard, langsung menuai apresiasi dari aktivis binatang di Inggris.

50 orang aktivis menandatangani petisi kepada Menteri Lingkungan Michael Gove, agar mengakui lobster dan kepiting sebagai hewan yang bisa merasakan.

Dalam petisinya, mereka mendesak agar hewan bercangkang, dan berkaki sepuluh itu dikategorikan sebagai "hewan".

"Sehingga, perlakuan terhadap mereka mulai dari penyimpanan, hingga pengolahan bisa terjamin," demikian pernyataan petisi tersebut.

Baca juga : Bibit Lobster yang Diselundupkan Lewat Bandara Halim Bernilai Rp 3 Miliar

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X