Tim SAR Iran Temukan Lokasi Jatuhnya Pesawat Milik Aseman Airlines

Kompas.com - 19/02/2018, 14:56 WIB
Foto ini diambil pada 29 Juli 2008 menunjukkan pesawat ATR-72 buatan Perancis yang dimiliki oleh Aseman Airlines. (AFP PHOTO/Marwan Naamani) MARWAN NAAMANIFoto ini diambil pada 29 Juli 2008 menunjukkan pesawat ATR-72 buatan Perancis yang dimiliki oleh Aseman Airlines. (AFP PHOTO/Marwan Naamani)


TEHERAN, KOMPAS.com - Televisi berita di Iran melaporkan tim pencarian dan penyelamatan ( SAR) telah mencapai lokasi jatuhnya pesawat milik maskapai Aseman Airlines pada Senin (19/2/2018).

Pesawat diduga mengalami kecelakaan akibat cuaca yang berkabut. Pesawat jenis ATR-72 itu dilaporkan menabrak Gunung Dena, pegunungan Zagros, Iran, Minggu (18/2/2018)

Seperti dilansir dari Associated Press, TV Iran menyebutkan tim SAR telah mencapai lokasi sebelum fajar menyingsing. Cuaca yang bersahabat juga memungkinkan helikopter untuk bergabung dalam pencarian.

Pihak manajemen Aseman Airlines menyatakan seluruh penumpang dan kru berjumlah 66 orang pada penerbangan EP3704 itu telah tewas.

Sebelumnya, angin dan salju di malam hari menghalangi tim penyelamat untuk mencapai lokasi kecelakaan pesawat, sehingga operasi pencarian harus ditunda.

Baca juga : Akibat Badai Salju, Iran Tunda Pencarian Pesawat yang Tabrak Gunung

Lima helikopter disiagakan untuk melanjutkan pencarian saat fajar tiba. Sebanyak 45 tim SAR telah dikirim ke gunung Dena di wilayah Zagros.

"Daerah pegunungan tidak bisa dilalui. Kabut tebal, salju, dan hujan membuat kami tidak mungkin menggunakan helikopter," kata Morteza Salini, kepala bagian tim SAR, sebelum timnya berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat.

Badan keamanan udara Perancis (BEA) akan mengambil bagian dalam penyelidikan yang dipimpin oleh cabang investigasi kecelakaan udara Inggris.

"Tiga penyidik dan penasihat teknis kami akan pergi ke lokasi," kata juru bicara BEA.

Baca juga : Pesawat Iran Tabrak Gunung, Seluruh Penumpang dan Kru Tewas

Penerbangan Aseman Airlines nomor EP3704 sempat menghilang dari radar sekitar 45 menit, setelah lepas landas dari Teheran.

Pesawat meninggalkan bandara Mehrabad pada Minggu (18/2/2018), sekitar pukul 08.00 waktu setempat, menuju ke kota Yasuj.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X