Kompas.com - 19/02/2018, 14:25 WIB


BAREILLY, KOMPAS.com — Kemarin malam seharusnya Naresh Pal Gangwar (30) mengikat janji pernikahan. Namun, segalanya tak berjalan sesuai dengan rencana.

Pria di India tersebut terlalu sibuk dengan ponselnya ketika menyeberangi rel kereta api di kampung halamannya di Desa Nandosi.

Naresh yang berprofesi sebagai ahli teknik sipil di perusahaan swasta harus kehilangan nyawa setelah tertabrak kereta ekspres pada Minggu (18/2/2018) pagi.

Saksi mata menyaksikan Naresh berbicara di ponsel sekaligus mengetik pesan di ponsel satunya. Dia tidak melihat kedatangan kereta Rajya Rani Express.

Dia seharunya menikah pada Minggu malam di Shahjahanpur dan keluarganya yang sedang sibuk mempersiapkan acara pernikahan harus mendengar kabar kematian Naresh.

Baca juga: Ledakan Saat Pesta Pernikahan di India, 18 Orang Tewas

"Relnya cuma berjarak 50 meter dari rumah kami. Naresh berjalan kaki keluar karena mendapat telepon dari rekannya," kata kakak iparnya, Veeresh Gangwar.

"Kami terkejut. Kami tidak pernah berharap hal seperti dapat terjadi di hari yang seharusnya menjadi paling bahagia dalam hidupnya," ucapnya.

Kepala stasiun setempat, Shoaib Khan, mengatakan, Naresh tidak mendengar peluit peringatan dari kereta api.

Sementara itu, polisi tetap akan melakukan investigasi untuk meyakinkan insiden tersbeut bukanlah bunuh diri.

"Kami menunggu hasil pemeriksaan jenazah dari tim medis," kata kepala polisi kota Bareilly, Rohit Singh Sajwan.

Baca juga: Rambutnya Terjerat Roda Mobil Gokar, Perempuan India Tewas

Kecelakaan akibat penggunaan ponsel terus meningkat di India. Pada Mei 2014 hingga Januari 2016, 6 orang tewas ketika mengambil swafoto di rel kereta api.

Sementara itu, sepanjang Maret 2014 hingga September 2016, sekitar 60 persen kematian saat swafoto di dunia terjadi di India.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.