Korban Selamat Penembakan Florida Protes ke Trump soal Aturan Senjata

Kompas.com - 18/02/2018, 13:29 WIB
Emma Gonzalez, pelajar SMA Marjory Stoneman Douglas yang berlindung di auditorium sekolah saat penembakan berlangsung. (AFP/Rhona Wise) Emma Gonzalez, pelajar SMA Marjory Stoneman Douglas yang berlindung di auditorium sekolah saat penembakan berlangsung. (AFP/Rhona Wise)

FORT LAUDERDALEKOMPAS.com - Sejumlah korban selamat penembakan sekolah di Florida ambil bagian dalam unjuk rasa yang menuntut pengetatan hak membawa senjata api, di di depan gedung pengadilan Broward County Federal di Fort Lauderdale, Florida, Jumat (17/2/2018).

Seraya membawa berbagai poster berisi desakan agar parlemen mereformasi undang-undang senjata api, para pelajar beserta orangtua mereka meneriakkan slogan 'Anda memalukan' terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan sejumlah politisi.

Dalam kesempatan itu, seorang pelajar SMA bernama Emma Gonzalez naik ke panggung dan berdiri di balik podium.

Dia memaparkan bagaimana Trump dan sejumlah politisi menerima sumbangan uang dari Asosiasi Senjata Nasional (NRA), sebuah organisasi yang mendorong hak bersenjata bagi rakyat AS.

"Jika presiden mau menemui saya dan mengatakan di depan wajah saya bahwa (penembakan) itu adalah tragedi buruk… saya akan dengan senang hati bertanya kepadanya berapa banyak uang yang dia terima dari NRA," kata Gonzalez.

Baca juga : 17 Orang Tewas dalam Insiden Penembakan Sekolah di Florida

"Tidak usah repot-repot, karena saya sudah tahu. 30 juta dollar (Rp 406 miliar)," cetusnya, merujuk pada sumbangan NRA ke tim kampanye Trump.

"Untuk semua politisi yang menerima sumbangan dari NRA, Anda memalukan," ucap Gonzalez.

Gozales merupakan pelajar SMA Marjory Stoneman Douglas. Dia berlindung di auditorium sekolah saat penembakan berlangsung.

Reef Buehler (4) bergabung dengan orangtuanya dan yang lainnya dalam unjuk rasa untuk memprotes aturan senjata di depan gedung pengadilan Broward County Federal, Jumat (17/2/2018), di Fort Lauderdale, Florida, Amerika Serikat. (AFP/Rhona Wise)Rhona Wise Reef Buehler (4) bergabung dengan orangtuanya dan yang lainnya dalam unjuk rasa untuk memprotes aturan senjata di depan gedung pengadilan Broward County Federal, Jumat (17/2/2018), di Fort Lauderdale, Florida, Amerika Serikat. (AFP/Rhona Wise)
Menanggapi pidato Gonzalez, ribuan peserta demonstrasi mulai berteriak, "Anda memalukan!"

Berdasarkan data Center for Responsive Politics, NRA menghabiskan 11,4 juta dollar AS atau sekitar Rp 154 miliar untuk mendukung Trump saat masa kampanye presiden 2016.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X