Lawan Polusi Udara, Militer China Kerahkan 60.000 Tentara Tanam Pohon

Kompas.com - 14/02/2018, 19:55 WIB
Militer China menugaskan satu resimen besar Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) bersama angkatan bersenjata untuk menanam pohon dalam misi non-militer. CHINA PHOTOS via INDEPENDENT.co.ukMiliter China menugaskan satu resimen besar Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) bersama angkatan bersenjata untuk menanam pohon dalam misi non-militer.

BEIJING, KOMPAS.com -  Militer China menugaskan lebih dari 60.000 tentaranya untuk melaksanakan misi non-militer, yakni menanam pohon di wilayah pedalaman. Langkah tersebut diambil guna mengatasi masalah polusi udara yang semakin parah di negara itu.

Satu resimen besar dari Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA), bersama dengan angkatan bersenjata, telah ditarik dari pos mereka di perbatasan di wilayah utara. Mereka akan menjalani misi baru di pedalaman.

Baca juga: China Bangun Situs Uji Coba Kapal Tanpa Awak Terbesar di Dunia

Dilaporkan Asia Times, mayoritas pasukan tersebut akan ditugaskan di provinsi Hebei yang mengitari Beijing. Daerah tersebut diketahui sebagai penyebab utama terjadinya asap tebal yang menyelimuti ibu kota.

Ide penugasan ini diyakini populer di antara anggota forum militer di dunia maya. Para tentara tersebut tidak keberatan dengan penugasan non-militer selama mereka tetap dapat mempertahankan pangkat dan juga hak mereka.

Penugasan militer untuk menanam pohon merupakan bagian dari rencana besar pemerintah China untuk menciptakan kawasan hijau seluas setidaknya 84.000 kilometer persegi pada akhir tahun.

Tujuan akhir rencana ini adalah meningkatkan wilayah hutan di negara itu dari 21 persen menjadi 23 persen dari luas wilayah negara pada 2020. Demikian dilaporkan China Daily.

Kepala Administrasi Kehutanan China, Zhang Jianlong mengatakan, pada tahun 2035 ditargetkan luas wilayah hutan bisa mencapai 26 persen.

"Perusahaan, organisasi dan para pakar penghijauan diharapkan dapat ikut terlibat dalam kampanye penghijauan besar-besaran di negara ini," katanya dilansir dari The Independent.

Baca juga: Sambut Imlek, China Bebaskan 1.300 Tahanan selama Lima Hari

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X