Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/02/2018, 13:41 WIB

KAIRO, KOMPAS.com - Sebuah laman situs memicu kekhawatiran masyarakat Mesir karena konten dalam situs tersebut yang menawarkan anak-anak unjuk dijual.

"Kami menawatkan anak-anak dari segala umur untuk dijual kepada mereka yang tertarik untuk mengadopsi atau membeli," tulis pernyataan dalam laman situs tersebut.

Melansir dari Al-Arabiya, situs tersebut menawarkan anak-anak mulai dari baru lahir, bayi, hingga anak balita yang orangtuanya tidak diketahui.

Dalam situs itu, anak-anak ditawarkan dalam berbagai rentang harga berdasarkan jenis kelamin, warna kulit, kondisi kesehatan, warna mata dan rambut, hingga berbagai karakteristik fisik lainnya.

Baca juga: Polisi Ungkap Perdagangan Anak lewat Facebook

Laman situs itu terungkap setelah seorang pakar komputer, Ramy el-Gebali membuat sebuah halaman Facebook untuk membantu mencari anak-anak yang hilang.

Dia membuat halaman Facebook yang kini telah diikuti 1,2 juta pengguna itu untuk membantu orangtua dan keluarga yang kehilangan anak mereka.

Orangtua yang mencari anaknya dapat mengunggah foto mereka bersama anak mereka di laman tersebut disertai nomor yang bisa dihubungi, dengan harapan akan ada seseorang yang melihat penah anak mereka dan memberikan informasi.

Dari situ, salah seorang pengguna Facebook yang tinggal di kota Al-Shorouk, arah timur laut Kairo, menyampaikan informasi tentang adanya sebuah apartemen yang dicurigai sebagai lokasi penampungan anak-anak.

Tempat tersebut telah digerebek polisi dan terungkap sebagai tempat transaksi penjualan anak-anak.

Dari kejadian itu, Gebali semakin penasaran tentang bagaimana anak-anak yang dijual itu menemukan pembelinya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber Al Arabiya
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.