Kompas.com - 13/02/2018, 23:38 WIB
Gedung 5Pointz di Queens, New York yang dipenuhi karya grafiti dan menjadi daya tarik wisatawan sebelum ditutup cat putih oleh pengembang pada 2013 dan dirobohkan pada 2014. AFPGedung 5Pointz di Queens, New York yang dipenuhi karya grafiti dan menjadi daya tarik wisatawan sebelum ditutup cat putih oleh pengembang pada 2013 dan dirobohkan pada 2014.

NEW YORK, KOMPAS.com - Pengadilan New York memutuskan pemberian ganti rugi sebesar 6,75 juta dolar AS (sekitar Rp 92 miliar) kepada 21 seniman grafiti yang karyanya dihapus dengan cat putih oleh pengembang pada 2013 lalu.

Hakim Frederic Block memutuskan pemberian ganti rugi maksimal kepada 21 seniman grafiti dengan masing-masing mendapat 150.000 dolar (sekitar Rp 2 miliar) setelah 45 karya grafiti mereka dihapus oleh pengembang di 5Pointz, Queens.

Pemberian ganti rugi tersebut berdasarkan undang-undang federal AS, Hak Artis Visual yang menyebut setiap karya seni harus dilindungi setelah dinilai bernilai tinggi.

Baca juga: Gerbong Kereta Tokyo Metro Jadi Sasaran Corat-coret Grafiti

Selama 20 tahun, pengembang Jerry Wolkoff telah mengajak para seniman grafiti untuk menampilkan karya mereka di sebuah gedung kompleks industri hingga mengubahnya menjadi sebuah museum karya aerosol terbuka terbesar di dunia.

Namun kemudian, pada 2013, dia memutuskan untuk menutup karya grafiti itu dengan cat putih sebelum kemudian menghancurkan gedung tersebut setahun kemudian. Langkah tersebut untuk membangun jalan menuju sebuah kompleks perumahan mewah yang akan dibangun.

Atas keputusan itu, 21 seniman dari 5Pointz mengajukan tuntutan ganti rugi karena merasa tidak diberi kesempatan untuk menyelamatkan karya mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para juri pengadilan telah memutuskan pihak pengembang melanggar hukum dan menilai 45 karya grafiti yang dihapuskan bernilai tinggi.

"Jika saja pihak pengembang mau peduli dan menunggu hingga izin penghancuran keluar, pengadilan tidak akan melihat dia bertindak secara sengaja," tulis keputusan hakim.

"Yang disayangkan di sini adalah karena lokasi 5Pointz yang telah menjadi daya tarik wisata," lanjut hakim dilansir AFP.

Baca juga: Cerita Para Seniman Jalanan di Solo Lawan Vandalisme Lewat Grafiti



Sumber AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.