Kompas.com - 13/02/2018, 20:41 WIB

FLORENCIA, KOMPAS.com - Seorang bayi berusia 13 bulan menjadi korban pemerkosaan, penyiksaan dan pembunuhan setelah sebelumnya diculik dari kamar orangtuanya di sebuah hotel. Pelaku diduga merupakan tamu lain di hotel tersebut.

Kepolisian Kolombia mendapat laporan kehilangan dari pasangan suami istri yang tengah menginap di hotel El Bostezo di Florencia, Kolombia. Mereka terkejut ketika bangun dan tidak menemukan anak perempuan mereka di dalam kamar.

Upaya pencarian kemudian dilakukan di seluruh penjuru hotel. Mereka kemudian menemukan mayat bayi itu di dalam tangki air di hotel tersebut.

Baca juga: Rekayasa Penculikan Dirinya Sendiri, Seorang Pemuda Ditangkap Polisi

Pihak kepolisian meyakini bayi itu telah diculik, dianiaya, dan diperkosa sebelum akhirnya meninggal dunia. Polisi menduga pelaku adalah tamu lain yang juga sedang menginap di hotel itu.

Jenazah bayi kemudian dikirim untuk diautopsi sebagai bagian dari upaya memastikan penyebab kematiannya, termasuk mengumpulkan bukti tersangka.

Dilansir dari Daily Mirror, kepala Polisi di Caqueta, Javier Navarro mengatakan, seorang pria telah ditahan, namun mereka masih mengumpulkan lebih banyak bukti untuk menjerat tersangka.

Pemilik hotel, Jose Hernandez mengakui bahwa satpam yang seharusnya bertugas telah tertidur saat penculikan itu berlangsung.

Pihak polisi masih merahasiakan identitas tersangka, maupun bayi yang menjadi korban dan kedua orangtuanya. Namun nenek korban, Nelly Tique, menuntut keadilan bagi keluarganya.

Sementara disampaikan polisi, kedua orangtua korban mendapat konseling dari ahli psikologi.

"Ini benar-benar situasi mengerikan yang harus dilalui keluarga dan juga ibu muda itu. Karenanya kami tidak bisa meninggalkannya walau sesaat ketika dia sedang mencoba menerima kejadian ini," kata Psikolog, Karen Abudinen.

Baca juga: Sejumlah Gadis Korban Penculikan Boko Haram Mengaku Tidak Ingin Pulang

Keluarga itu dikabarkan sedang dalam perjalanan dari daerah Huila menuju kota San Vicente del Caugan di Caqueta. Mereka beristirahat dan menginap di hotel itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.