Tolak Tembak Pria Kulit Hitam, Mantan Polisi Dapat Rp 2 Miliar

Kompas.com - 13/02/2018, 11:51 WIB
Stephen Mader (tengah) bersama kuasa hukumnya setelah vonis Senin (12/2/2018). Mader dipecat dari Kepolisian Weirton setelah berusaha mengajak bicara pria kulit hitam bersenjata alih-alih menodongkan senjata ke arahnya. Kota Weirton/FacebookStephen Mader (tengah) bersama kuasa hukumnya setelah vonis Senin (12/2/2018). Mader dipecat dari Kepolisian Weirton setelah berusaha mengajak bicara pria kulit hitam bersenjata alih-alih menodongkan senjata ke arahnya.

WEIRTON, KOMPAS.com - Seorang mantan polisi di Weirton, Amerika Serikat ( AS), dilaporkan baru saja memenangkan gugatan terhadap mantan kesatuannya.

Dilaporkan The Guardian Senin (12/2/2018), Stephen Mader menerima kompensasi 175.000 dolar AS, atau sekitar Rp 2,3 miliar.

Tidak hanya itu. Pengadilan juga memutuskan Kepolisian Weirton tidak akan mencegahnya untuk mendapat pekerjaan di kesatuan lain.

"Di akhir hari ini, saya bahagia karena bisa menuntaskan bab terpenting kehidupan saya dalam sebuah tidur yang nyenyak," kelakar Mader.

Semuanya berawal pada Juni 2016. Ketika itu, Mader menerima panggilan darurat 911 bahwa ada pembunuh berkeliaran.

Baca juga : Tulisan di Sweater Bocah Kulit Hitam Disebut Rasial, H&M Minta Maaf

Mader bersama rekannya kemudian mendatangi RJ Williams, pemuda kulit hitam berusia 23 tahun, yang tengah memegang senjata.

Alih-alih menodongkan senjata, Mader justru melakukan pendekatan personal dengan mengajak Williams berbicara.

"Dia tidak berbahaya atau dalam keadaan marah. Saya juga tidak menganggapnya sebagai ancaman," ucap Mader.

Namun, ketika Mader berusaha untuk membujuk Williams, dua petugas yang lebih senior datang, dan langsung tiba-tiba menembak mati Williams.

10 hari kemudian, Kepolisian Weirton mengirim surat pemecatan kepada Mader. Dia dianggap tidak bijak dalam menangani kasus Williams.

"Realitas menjadi polisi adalah, membuat keputusan lebih baik dari pada tidak sama sekali," demikian isi surat yang diterima Mader.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Internasional
Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Internasional
Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Internasional
Dilecehkan 2 'Suami' di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Dilecehkan 2 "Suami" di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Internasional
Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Internasional
Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Internasional
Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Internasional
Australia Bersiap untuk 'Bencana' Kebakaran Hutan

Australia Bersiap untuk "Bencana" Kebakaran Hutan

Internasional
Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Internasional
Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Internasional
Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

Internasional
Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Internasional
Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X