Kim Jong Un Ingin Rekonsiliasi dengan Korea Selatan Terus Berlanjut

Kompas.com - 13/02/2018, 10:50 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berpartisipasi dalam sebuah pertemuan dengan Presidium Biro Politik Komite Sentral Partai Buruh Korea dalam foto tidak bertanggal oleh Pusat Agensi Berita Korea Utara (KCNA) di Pyongyang, Senin (4/9/2017). ANTARA FOTO/KCNA via REUTERSPemimpin Korea Utara Kim Jong Un berpartisipasi dalam sebuah pertemuan dengan Presidium Biro Politik Komite Sentral Partai Buruh Korea dalam foto tidak bertanggal oleh Pusat Agensi Berita Korea Utara (KCNA) di Pyongyang, Senin (4/9/2017).


PYONGYANG, KOMPAS.com — Pemimpin Korea Utara Kim Jon Un memuji Korea Selatan atas upaya yang mengesankan dalam menyambut delegasinya selama Olimpiade Musim Dingin 2018.

Kantor berita KCNA melaporkan, Kim telah berterima kasih kepada Korea Selatan kerena memprioritaskan kunjungan Korea Utara ke Olimpiade di Pyeongchang.

Komentar Kim Jong Un terlontar ketika anggota delegasi yang juga merupakan adiknya, Kim Yo Jong, kembali ke Korea Utara untuk melaporkan kunjungan mereka selama di Korea Selatan.

"Setelah menerima laporan delegasi, Kim Jong Un menyatakan kepuasan terhadapnya," tulis laporan KCNA.

"Sangat mengesankan perlakuan dari selatan, yang secara khusus memprioritaskan kunjungan anggota dari Korea Utara," tambahnya.

Baca juga : Kim Jong Un Undang Presiden Korsel ke Korut

Menurut Kim Jon Un, menjadi sangat penting bagi kedua negara untuk melakukan rekonsiliasi dan dialog melalui momentum Olimpiade Musim Dingin.

"Penting untuk terus membuat hasil yang baik dengan lebih jauh mengidupkan iklim hangat rekonsiliasi dan dialog yang diciptakan oleh keinginan dan kehendak yang kuat dari Utara dan Selatan dengan Olimpiade Musim Dingin sebagai momentum," katanya.

Saat berada di Korea Selatan, Kim Yo Jong menyampaikan undangan kepada Presiden Korea Selatan Moon Jae-in untuk berkunjung ke Korea Utara.

Baca juga: Adik Kim Jong Un Hadiri Pembukaan Olimpiade Musim Dingin

Kim Yo Jong juga memberikan laporan terperinci tentang pertemuannya dengan Moon, serta kemajuan hubungan dengan Amerika Serikat yang merujuk pertemuan singkatnya dengan Wakil Presiden AS Mike Pence, yang juga datang ke Korea Selatan pekan lalu.

Laporan tersebut menandai rangkaian gerakan rekonsiliasi oleh kedua Korea  setelah Korea Utara terus-menerus melakukan uji coba rudal balistik.

Perbaikan ini juga mengindikasikan harapan bahwa Korea Utara dapat menegosiasikan denuklirisasi dengan Pence, yang menyatakan siap untuk berbicara dengan Korea Utara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X