Kompas.com - 12/02/2018, 23:37 WIB
Pasukan polisi anti huru-hara Turki berjaga di depan gedung kedutaan AS di Ankara. Adem Altan / AFPPasukan polisi anti huru-hara Turki berjaga di depan gedung kedutaan AS di Ankara.

ANKARA, KOMPAS.com - Pemerintah Turki secara resmi akan mengganti nama jalan di depan gedung kedutaan besar Amerika Serikat di Ankara.

Jalan di tengah ibu kota Ankara itu akan diberi nama "Olive Branch Avenue" sesuai dengan operasi militer yang sedang berlangsung di Suriah.

Penggantian nama jalan tersebut seolah makin menunjukkan hubungan kedua negara sekutu NATO yang sedang memanas usai Washington mengkritik operasi yang dilancarkan Ankara.

Baca juga: Turki Bakal Tempatkan Militer di Qatar

"Saya telah menandatangani dokumen yang diperlukan untuk mengubah nama jalan di mana kedutaan AS berada, yang semula bernama Jalan Nevzat Tandogan menjadi Olive Branch," kata Wali Kota Mustafa Tuna di Twitter.

Tuna mengatakan, proposal tersebut akan diajukan ke Majelis Kota Ankara untuk mendapat persetujuan. Nevzat Tandogan, nama jalan sebelumnya, merupakan mantan gubernur ibu kota Turki antara tahun 1929 dan 1946.

"Olive Branch" atau Ranting Zaitun merupakan nama operasi militer yang dilancarkan Turki mulai 20 Januari 2018 melawan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) di wilayah barat kota Afrin.

Hubungan antara AS dengan Turki memanas setelah Washington mengkritik operasi militer di wilayah Suriah tersebut dan mendesak dihentikannya operasi tersebut.

Sementara Turki, telah berulang kali meminta AS menghentikan kerja sama dengan YPG yang mereka anggap sebagai kelompok teroris.

Baca juga: Lindungi Pengungsi, Turki Didesak Buka Perbatasan dengan Suriah

Ankara dalam beberapa bulan terakhir telah melakukan penggantian nama jalan sebagai alat diplomasi.

Sebelumnya, proposal perubahan nama jalan dilakukan mengikuti debat simbolis ke Uni Emirat Arab bulan lalu ketika Ankara menamai jalan tempat kedutaan Abu Dhabi dengan nama mantan gubernur Ottoman di Medina.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.