Kompas.com - 12/02/2018, 14:50 WIB

"Sekarang hanya butuh tiga jam untuk pulang ke rumah," ucapnya.

Baca juga : China Luncurkan Kereta Peluru Berkecepatan 400 Km Per Jam

Imlek kali ini diperkirakan akan menyedot 390 juta orang yang memanfaatkan kereta peluru sebagai pilihan moda transportasi dalam 40 hari, mulai dari Februari 2018.

Penggunaan kereta akan meningkat 8,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, atau hampir dua kali lipat dari 200 juta penumpang kereta pada 2010.


Jalur terpanjang

China telah memiliki jalur rel kereta peluru terpanjang di seluruh dunia. Dengan gelontoran dana sebesar 3,5 triliun yuan atau Rp 7.500 triliun, rel kereta akan bertambah 18 persen dalam dua tahun mendatang.

Artinya, akan ada 150.000 km rel kereta yang bakal dibangun oleh China.

Sebagian besar anggaran itu akan dipakai untuk membiayai proyek kereta peluru di China sebelah barat.
 
Festival Musim Semi tahun lalu, penumpang kereta api mencatatkan rekor tertinggi dengan 10,96 juta perjalanan dalam satu hari,

Untuk pertama kalinya, lebih banyak orang menggunakan kereta peluru daripada yang konvensional.

Baca juga : Kereta Peluru Jepang Sediakan Gerbong dengan Bak Air Panas

China akan memperluas jalur kereta peluru lebih dari 50 persen pada 2025, dengan 8 jaringan utama dari timur ke barat pada 2030.

China juga berambisi untuk memiliki 8 jalur utama kereta peluru dari utara ke selatan.

"Rel kereta kecepatan tinggi akan membantu menjembatani ketidakseimbangan ekonomi antara China bagian timur dan barat," kata Sun Zhang, pakar perkeretaapian di Universitas Tongji, Shanghai.

Kereta dengan kecepatan 250 km/jam, kereta peluru telah melintasi daerah pegunungan, sekitar seperempat waktu dari yang biasa ditempuh dengan kereta biasa.

Harga tiketnya dijual mulai dari 263 yuan atau sekitar Rp 568.000 untuk satu kali perjalanan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.