Kompas.com - 12/02/2018, 14:50 WIB


BEIJING, KOMPAS.com - Liburan Tahun Baru Imlek akan menyedot ratusan juta penduduk China terlibat dalam tradisi mudik.

Sebagian besar orang dari negara berpenduduk 1,4 miliar jiwa ini akan pulang ke rumah untuk berkumpul bersama keluarga.

Pabrik dan perkantoran di China tutup selama pekan liburan, sehingga menjadikannya sebagai migrasi manusia terbesar di Bumi.

Ada salah satu moda transportasi yang kini menjadi idola di China adalah kereta cepat. Hampir 400 juta penduduk China akan mudik dengan menggunakan kereta pada liburan Tahun Baru Imlek, yang juga dikenal dengan Festival Musim Semi.

Kereta peluru menjadi jawaban atas ketidaknyamanan dan kesukaran mudik yang selama ini dikeluhkan oleh warga.

Baca juga : Kereta Peluru China Tercepat di Dunia, Bagaimana Jepang dan AS?

Chen Gaozhi, seorang pengusaha yang tinggal di Xian, akan melakukan mudik pada pekan ini. Dia memilih untuk menempuh perjalanan dengan kereta peluru ke kampung halamannya di Sichuan.

"Saya selalu menggunakan pesawat untuk pulang ke rumah pada Tahun Baru Imlek selama 10 tahun terakhir," katanya.

Menurut pengakuannya, 70 hingga 80 persen penerbangan selalu mengalami penundaan.

"Pengalaman terburuk pada empat tahun lalu, ketika saya kembali ke Xian. Pesawat dijadwalkan terbang pukul 18.00, tapi tak kunjung lepas landas sampai tengah malam," katanya.

Terakhir kali Gaozhi naik kereta untuk liburan ketika dia masih kuliah. Setidaknya, butuh waktu perjalanan 16 jam dengan kereta api.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.