Kereta Peluru Ubah Tradisi Mudik Warga China Saat Imlek

Kompas.com - 12/02/2018, 14:50 WIB
Foto ini diambil pada 11 Januari 2011 menunjukkan seorang polisi militer yang berjalan di samping kereta peluru yang baru diluncurkan. (AFP PHOTO/STR) STRFoto ini diambil pada 11 Januari 2011 menunjukkan seorang polisi militer yang berjalan di samping kereta peluru yang baru diluncurkan. (AFP PHOTO/STR)


BEIJING, KOMPAS.com - Liburan Tahun Baru Imlek akan menyedot ratusan juta penduduk China terlibat dalam tradisi mudik.

Sebagian besar orang dari negara berpenduduk 1,4 miliar jiwa ini akan pulang ke rumah untuk berkumpul bersama keluarga.

Pabrik dan perkantoran di China tutup selama pekan liburan, sehingga menjadikannya sebagai migrasi manusia terbesar di Bumi.

Ada salah satu moda transportasi yang kini menjadi idola di China adalah kereta cepat. Hampir 400 juta penduduk China akan mudik dengan menggunakan kereta pada liburan Tahun Baru Imlek, yang juga dikenal dengan Festival Musim Semi.


Kereta peluru menjadi jawaban atas ketidaknyamanan dan kesukaran mudik yang selama ini dikeluhkan oleh warga.

Baca juga : Kereta Peluru China Tercepat di Dunia, Bagaimana Jepang dan AS?

Chen Gaozhi, seorang pengusaha yang tinggal di Xian, akan melakukan mudik pada pekan ini. Dia memilih untuk menempuh perjalanan dengan kereta peluru ke kampung halamannya di Sichuan.

"Saya selalu menggunakan pesawat untuk pulang ke rumah pada Tahun Baru Imlek selama 10 tahun terakhir," katanya.

Menurut pengakuannya, 70 hingga 80 persen penerbangan selalu mengalami penundaan.

"Pengalaman terburuk pada empat tahun lalu, ketika saya kembali ke Xian. Pesawat dijadwalkan terbang pukul 18.00, tapi tak kunjung lepas landas sampai tengah malam," katanya.

Terakhir kali Gaozhi naik kereta untuk liburan ketika dia masih kuliah. Setidaknya, butuh waktu perjalanan 16 jam dengan kereta api.

"Sekarang hanya butuh tiga jam untuk pulang ke rumah," ucapnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber SCMP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X